Kabar Gembira, UPT PUSKESMAS Gajah Mada Tembilahan Gagas Inovasi Rupiah Gizi

Foto bersama anak-anak

INDRAGIRI HILIR, – Unit Pelaksana Teknis Pusat Kesehatan Masyarakat (UPT Puskesmas) Gajah Mada Tembilahan membuat Inovasi Rupiah Gizi Rumah Pemulihan Gizi dalam upaya pencegahan stunting, gizi buruk dan gizi kurang.

Foto bersama anak-anak

Kepala Puskesmas Gajah Mada Tembilahan Marlina, S.Tr.Keb mengungkapkan bahwa, salah satu program upaya kesehatan Esensial adalah Program Gizi, kegiatan program gizi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Gajah Mada terdiri dari pemantauan Gizi di Posyandu, pemberian Vitamin A pada bayi balita serta Bufas, Asi ekslusif, pemberian table fe pada ibu hamil dan remaja putri, pemantauan garam beryodium, pemberian PMT pada ibu hamil KEK dan pemberian PMT pada kasus gizi buruk dan gizi kurang.

“Rumah Pemulihan Gizi (Rupiah Gizi) adalah suatu kegiatan yang dibentuk dengan tujuan untuk menangggulangi semua permasalahan gizi, terutama pada kasus gizi buruk,” jelasnya, Jum’at (26/8/22).

“Dengan adanya kegiatan ini gizi buruk dapat segera ditangani secara cepat dan tepat. Begitupun juga dengan gizi kurang, dengan adanya kegiatan Rumah Pemulihan Gizi ini, gizi kurang dapat dikelola dengan baik karena apabila kasus gizi kurang tidak dikelola dengan baik maka dikhawatirkan akan jatuh ke gizi buruk,” tambahnya.

Selain itu, dikatakannya, pada tahun 2015 di wilayah kerja UPT Puskesmas Gajah Mada ditemukan sebanyak 12 kasus Gizi Buruk da 64 kasus Gizi Kurang. Melihat tingginya angka kasus Gizi Buruk dan Gizi Kurang ini penulis memandang perlu penanganan khusus untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

“Sebagai langkah awal dalam penanggulangan masalahan tersebut dibentuklah Tim penanggulangan gizi buruk tingkat Puskesmas yang melibatkan semua lintas program terkait seperti KIA, Kesling, Imunisasi dan Promkes, salah satu kegiatan yang dilakukan oleh tim ini ialah kunjungan bersama setiap ditemukan kasus gizi buruk,” tukasnya.

Tim ini menyadari upaya yang dilakukan masih kurang maksimal , Oleh karena itu langkah selanjutnya disepakatilah untuk membentuk/melaksanakan sebuah kegiatan yang di beri nama Rumah Pemulihan Gizi,” pungkasnya.

 240 total views