Meski Udah Divaksin Lengkap, 12 Nakes di Riau Tetap Terpapar Covid-19

Foto : Pengurus Persatuan Dokter Paru Indonesia (PPDI) Riau, dr Indra Yovie

 

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sebanyak dua belas tenaga kesehatan (nakes) di Provinsi Riau, terpapar Covid-19. Padahal, kedua belas nakes tersebut sudah divaksin dosis lengkap alias di booster.

Pengurus Persatuan Dokter Paru Indonesia (PPDI) Riau, dr Indra Yovie mengatakan, dalam kurun waktu sebulan terakhir terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Riau yang cukup signifikan.

Yovie menjelaskan, dari pantauan pada beberapa rumah sakit di Riau, hampir semua pasien yang terpapar Covid-19 bergejala sedang dan sudah menjalani vaksinasi 1 dan 2.

“Ini juga menjadi kekhawatiran kita karena saat ini ada 12 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 di Provinsi Riau,” katanya, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (01/08/2022).

Menurutnya, sekitar 90 persen tenaga kesehatan di Riau sudah menjalani vaksinasi booster. Artinya, vaksinasi ketiga ini (booster) belum cukup memberikan perlindungan (antibodi, red) sampai sejauh ini.

“Karena kita tahu, sesudah vaksin ketiga (booster) ternyata imunitas seseorang, kekebalan tubuh seseorang terhadap Covid-19 menurun,” paparnya.

Disebut Yovie, seluruh Nakes sudah dilakukan vaksin booster pada 28 Agustus 2021 lalu. Namun, pada beberapa kasus antibodi menjadi turun dan lebih gampang terpapar Covid-19.

“Di Provinsi Riau kita punya PR yang cukup besar untuk meningkatkan booster yang pertama. Untuk booster pertama saja angkanya kurang lebih 22 persen. Ini menjadi tugas kita terutama pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas booster yang pertama,” katanya.

Sementara itu, di Indonesia, angka lonjakan kasus positif Covid-19 mencapai 5.000 kasus lebih perhari, sedangkan untuk provinsi Riau mencapai 20 kasus positif perhari.

“Ini menjadi perhatian kami PDPI Cabang Riau untuk memberikan pernyataan terkait masalah ini. Pertama, tanggal 28 Agustus 2021 pemerintah sudah menyatakan secara resmi program vaksinasi booster yang kedua dengan prioritas pertama tenaga kesehatan,” ujarnya.

Seperti diketahui, selain 12 Nakes yang terpapar Covid-19, sebanyak 6 orang jemaah haji kloter pertama asal Riau yang baru kembali dari tanah suci juga dinyatakan positif Covid-19.

Asisten I Setdaprov Riau, Masrul Kasmy, menjelaskan, dari laporan yang diterima, kata Masrul, bahwa hasil pemeriksaan Swab Antigen dari jamaah kloter 4 BTH, terdapat 6 orang positif Swab antigen.

Sesuai aturan yang berlaku jamaah yang sampai di Pekanbaru langsung dilakukan pemeriksaan Covid-19.

“Hasilnya ada beberapa jamaah yang terkonfirmasi positif,” ujar Masrul, Minggu (31/7/2022) sore.(sony)

 36 total views