Sabtu, Januari 31, 2026
BerandaIndeksHukrimRumah Jagal Anjing di Pekanbaru Digrebek Polisi

Rumah Jagal Anjing di Pekanbaru Digrebek Polisi

Pekanbaru (Nadariau.com) – Enam ekor anjing yang diduga akan dijadikan santapan berhasil diselamatkan dan dievakuasi oleh polisi bersama komunitas pencinta satwa. Anjing-anjing tersebut dievakuasi dari rumah penjagalan anjing yang berada di Jalan Gotong Royong, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pada Jumat (15/07/2022) malam lalu.

Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nursyafniati saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pengembangan terhadap informasi tersebut. Meski hingga saat ini, belum ada pihak yang membuat laporan terkait informasi tersebut.

“Sampai saat ini masih dalam pengembangan. Untuk yang melapor atau yang membuat LP ke Polsek sampai saat ini belum ada,” katanya saat dihubungi wartawan, Senin (18/7/2022).

Kapolsek menambahkan, di rumah jagal tersebut polisi berhasil menyelamatkan 6 ekor anjing liar yang tidak bersertipikat.

“Sewaktu anggota kami turun ke lapangan, ditemukan 6 anjing liar yang ditampung di rumah jagal tersebut. Jadi bukan anjing peliharaan yang punya sertifikat,” jelasnya.

Nursyafniati mengungkap, 6 ekor anjing liar tanpa sertifikat tersebut rencananya akan dijual oleh pemilik rumah jagal.

“Motifnya untuk mencari uang, lantaran pelaku tidak punya pekerjaan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah orang dari komunitas Pekanbaru Dog Lovers,  menemukan ada puluhan ekor anjing di rumah jagal yang berada di Jalan Gotong Royong, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Christian Joshua Pale perwakilan dari Animals Hope Shelter Gunung Sindur, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (16/07/2022) mengatakan, investigasi terkait rumah jagal ini dilakukan sejak bulan April lalu. Menurutnya, ini merupakan salah satu rumah jagal anjing terbesar di kota Pekanbaru yang berada sangat dekat dengan pemukiman penduduk.

“Keterangan yang kami dapat dari si penjagal, anjing-anjing itu berasal dari daerah Padang yang mereka beli dengan harga murah”, katanya.

Setelah mendapatkan data dan bukti, komunitas Pekanbaru Dog Lovers didampingi pihak kepolisian segera mendatangi rumah jagal tersebut.

“Saat tiba dirumah jagal, kita hanya menemukan enam ekor anjing yang tersisa, dan kami menduga puluhan ekor anjing lainnya sudah dijual mereka”, ungkapnya.

Selanjutnya, keenam ekor anjing itu dievakuasi dari rumah jagal tersebut meskipun sempat terjadi perdebatan dengan keluarga si penjagal.

“Semua anjing yang kami selamatkan itu dalam kondisi terluka. Dilihat dari lukanya, kami menduga anjing-anjing itu merupakan korban penculikan yang dilakukan dengan cara dijerat”, ujarnya.

Lanjutnya, anjing-anjing yang telah dievakuasi segera dibawa ke klinik untuk segera diobati.(sony)

 

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer