Sabtu, Maret 21, 2026
BerandaIndeksHukrimPelaku Pencabulan Anaknya Tak Kunjung Ditangkap, Ibu di Pekanbaru Buat Sayembara

Pelaku Pencabulan Anaknya Tak Kunjung Ditangkap, Ibu di Pekanbaru Buat Sayembara

Foto : Seorang Ibu di Pekanbaru menempelkan sayembara bagi siapa saja yang bisa menangkap pelaku pencabulan anaknya akan diberikan imbalan.

 

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kecewa lantaran pelaku pencabulan terhadap anaknya tak kunjung ditangkap, seorang ibu berinisial LM (39) Warga Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru akhirnya membuat sayembara bagi siapa saja yang bisa menangkap pelaku pencabulan tersebut akan diberikan imbalan hadiah berupa uang tunai.

Hal ini ia lakukan lantaran akibat dari aksi pencabulan tersebut anaknya yang masih di bawah umur tersebut saat ini tengah mengalami depresi berat.

“Sudah 2 bulan anakku mengurung diri di kamarnya dan tak pernah mau ngomong lagi, bahkan makan pun gak mau, kadang kami bujuklah dia biar mau makan,” katanya kepada wartawan, Rabu (06/07/2022).

LM menceritakan, kondisi anaknya berinisial CA (15) yang baru tamat SMP tahun ini saat ini, tengah hamil 2 bulan lantaran dicabuli oleh S (17) yang tak lain tetangganya sendiri.

Namun yang membuatnya semakin sedih adalah perilaku anaknya yang mulai berubah dari ceria menjadi pendiam dan sering menyendiri.

“Sama kami ia mengaku kalau si pelaku sering datang mengendap-ngendap ke rumah kami dengan niat ingin melakukan pencabulan. Saat melakukan aksinya, pelaku sering mengancam korban agar mau dicabuli, korban juga sering mendapat kekerasan oleh pelaku ketika kami keluarganya tidak di rumah,” katanya.

Pelaku juga mengancam akan meracuni korban dan keluarganya, apabila permintaan cabulnya tidak dituruti oleh korban dan perlakuan itu kerap kali dilakukan oleh pelaku ketika ada kesempatan.

Setelah mengetahui bahwa anaknya telah dicabuli oleh pelaku hingga hamil pihaknya pun langsung membuat laporan ke pihak kepolisian Polsek Tenayan Raya, namun hingga saat ini, ia belum mendapat kabar dari pihak kepolisian tersebut.

“Kami udah melapor ke Polsek Tenayan Raya pada 22 mei 2022 lalu, berharap pelaku segera ditangkap, kami sering datang ke sana untuk menanyakan laporan kami, namun kami tidak kunjung mendapat kepastian, sementara pelaku hingga saat ini sudah kabur disembunyikan oleh keluarganya,” ungkapnya.

Merasa kesal dengan kinerja pihak kepolisian, ia pun akhirnya membuat dan menyebarkan sayembara dengan menempelkan foto pelaku di dinding dan tiang listrik di pinggir jalan dengan tulisan “Sayembara Rp.300 ribu, bagi siapa saja yang melihat pelaku pencabulan bernama Sahat di foto ini, harap hubungi ke no hp 082288931660, atau 081299208285.”

“Saya sengaja melakukan sayembara ini, karena saya kecewa, lantaran pelaku pencabulan anak saya belum ditangkap juga oleh pihak kepolisian, bagi siapa yang menangkap pelaku ini maka akan kami berikan imbalan hadiah Rp.300 ribu. Kepada bapak Kapolri tolong bantu kami, bapak Jendral Sulistio, tolong kami segera tangkap pelakunya, kami masyarakat lemah ingin mendapat keadilan,” ungkapnya sambil menangis.

Tak cuma itu, keluarga korban juga mengaku, kerap kali mendapat pesan mesengger dari pelaku berisi kata-kata berupa ancaman pembunuhan kepada korban, lantaran tidak terima dilaporkan kepihak kepolisian.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Bahari Abdi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya sudah menetapkan pelaku berinisial S (17) sebagai tersangka dan sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Sudah proses sidik, sudah ditetapkan sebagai DPO, saat ini masih dalam pengejaran anggota kita hingga keluar kota” tutupnya.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer