BENGKALIS (nadariau.com) – Upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah perairan laut Kabupaten Bengkalis terus ditingkatkan pihak penegak hukum dalam hal ini kepolisian.
Upaya pemberantasan barang haram ini pun, mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan pemuda kabupaten Bengkalis.
Dikki Hendrik, salah satu tokoh masyarakat dan pemuda kabupaten Bengkalis mengatakan, dirinya siap dan bersedia menjadi mitra kepolisian dalam hal pemberantasan narkoba di wilayah ini.
“Kita bersama-sama masyarakat Kabupaten Bengkalis juga tidak menginginkan adanya barang haram tersebut masuk melalui daerah ini,” kata Dikki Hendrik, Jumat (22/4/2022).
Kemudian dirinya sangat bangga adanya komitmen dari kepolisian khususnya Polda Riau dalam memberangus sindikat jaringan narkoba di wilayah Kabupaten Bengkalis. Mengingat wilayah ini merupakan perairan yang menjadi surga para pelaku penyelundupan barang haram tersebut.
Dikki Hendrik mengatakan sejumlah besar narkotika yang ditangkap di wilayah Provinsi Riau akhir-akhir ini rata-rata berasal dari Kabupaten Bengkalis.
Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkalis merupakan pintu masuknya barang haram tersebut dari negara tetangga yakni Malaysia.
“Maka dari itu saya selaku tokoh pemuda dan masyarakat Kabupaten Bengkalis merasa terpanggil dan berkewajiban untuk menutup pintu rapat-rapat masuknya barang haram tersebut dan kami sangat mengapresiasi dan mendukung langkah Polda Riau dalam keseriusan membasmi peredaran narkotika dalam rangka menjaga marwah Kabupaten Bengkalis terbebas dari penyelundupan narkotika di mata masyarakat Indonesia”, tutupnya. (***)


