Pekanbaru (Nadariau.com) – Dalam rapat paripurna DPRD Riau, dengan agenda penyampaian KUA PPAS APBD murni Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun 2022 diperkirakan sebesar Rp8 triliun.
Anggaran ini turun dari tahun sebelumnya sekitar Rp1 triliun. Yakni APBD Riau tahun 2021 lalu sebesar Rp9,132 triliun. Sementara, pada 2022, diprediksi hanya Rp8 triliun saja.
Ketua DPRD Riau, Yulisman membantah penurunan APBD murni ini disebabkan penurunan drastis PAD Riau.

Menurut dia, penurunan ini disebabkan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik tak lagi dipegang provinsi, dan turunnya Dana Bagi Hasil (DBH) Rp300 miliar.
“Selama ini DAK non fisik selama ini diturunkan ke provinsi, sekarang langsung ke kabupaten/kota. Itu sekitar Rp1 triliunan,” terang Yulisman, Kamis 28 Oktober 2021.
“Kemudian ada penurunan DBH, lebih kurang Rp300 miliar,” tambah dia.
Dengan demikian, kata Yulisman, kemungkinan APDB murni Riau 2022 nanti berada di angka Rp8 triliun. Angka detailnya tengah dibahas bersama TAPD Riau.
“Target selesai sesuai ketentuan. Paling lambat 30 November,” pungkas dia. (Advetorial)


