Perputaran Ekonomi Masyarakat Melalui Desa Wisata Sangat Menjanjikan di Riau

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sebelumnya Pemerintah pusat telah mengumumkan, ada 8 desa wisata di Riau yang masuk dalam 300 desa wisata di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Pemenangnya nanti akan diumumkan sekitar akhir Oktober ini.

Untuk itu, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadisparekraf) Provinsi Riau Roni Rakhmat berharap ekonomi masyarakat desa bisa terus bangkit dengan hadirnya desa wisata.

Karena desa wisata mampu mengangkat produk desa di mana segmentasi pasarnya pun sudah jelas.

“Kami berharap geliat ekonomi masyarakat desa bisa bangkit lah dengan hadirnya desa wisata,” kata Roni, Sabtu (23/10/2021).

Roni Rakhmat mengungkapkan, saat ini Riau memiliki sebanyak 1.859 desa wisata yang tersebar di masing-masing daerah di Provinsi Riau.

Sejauh ini keberadaan desa wisata terhadap bangkitnya ekonomi masyarakat juga sudah dirasakan.

Dampaknya sangat besar. Karena yang mereka jual ya produk yang diproduksi dari desa mereka. Selain itu kegiatan-kegiatan yang dilakukan melibatkan masyarakat di desa setempat.

“Dari sisi penghasilan masyarakat tentu saja bertambah, dan dampak lainnya juga pada perputaran ekonomi masyarakat di desa,” kata Roni.

Dia menambahkan, nilai jual menjadi daya tarik dari desa wisata yakni hasil produk lokal yang diproduksi sendiri. Keunikan dan khas produk tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Selain itu, menurut Roni, potensi ekonomi di desa wisata sangat besar. Termasuk potensi pendapatan masyarakat dari perputaran ekonomi juga sangat menjanjikan, mengingat pengembangan potensi desa wisata berkaitan dengan destinasi wisata yang terdapat di daerah tersebut.

“Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung tidak hanya dapat menikmati destinasi wisata, melainkan juga dapat membeli produk-produk hasil produksi masyarakat di desa tersebut,” ujar Roni. (mcr/don)