Gubernur Minta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Riau Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Pekanbaru (Nadariau.com) – Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengharapkan pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) wilayah Riau sebagai ahli ekonomi dapat memberikan sumbangsih dan saran untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Riau.

Hal ini disampaikan Gubri dalam acara pelantikan ISEI Komisariat Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau sekaligus seminar nasional peningkatan ekonomi kreatif dan wisata halal pada masa pandemi COVID19 secara virtual, di Kediaman Gubri, Rabu (4/8/2021).

“Karena Bapak-Ibu (pengurus ISEI) ini ahli ekonomi, marilah memberikan sumbangsih untuk kemajuan Riau,” katanya.

Gubri menyebutkan, saat ini pertumbuhan ekonomi di Riau hanya 0,41 persen, dan untuk Kota Pekanbaru sendiri mengalami minus. Padahal sebenarnya Pekanbaru adalah salah satu daerah penyumbang pertumbuhan ekonomi di Riau.

Selain Pekanbaru yang mengalami minus, daerah lain di Riau yang pertumbuhan ekonominya juga mengalami minus adalah Kabupaten Bengkalis khususnya di Daerah Duri, serta Kota Dumai yang dipengaruhi tidak beroperasinya pelabuhan.

Untuk itu menurut Syamsuar, situasi saat ini seharusnya tidak membuat banyak pihak menyerah. Namun harus mampu menciptakan inovasi-inovasi ekonomi kreatif sehingga bisa mendongkrak perekonomian saat ini.

“Di Pekanbaru sendiri ekonominya dipengaruhi usaha kecil dan menengah, namun akibat adanya pandemi ini juga sangat berdampak,” ucapnya.

Dalam situasi saat ini, orang nomor satu di Riau ini mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Riau, serta dapat memberikan yang terbaik untuk Riau.

Selain itu, ia juga mengharapkan dukungan lintas sektoral agar ekonomi yang ada di Riau dapat bangkit dengan memanfaatkan potensi yang cukup besar di Bumi Melayu Riau ini.

“Mudah-mudahan dengan adanya dukungan dari kita semua, kita harapan kedepannya pertumbuhan ekonomi Riau dapat meningkat dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau agar protokol kesehatan dapat dijalankan dan dipatuhi dengan baik, sehingga dapat memutus mata rantai penularan COVID-19 di Provinsi Riau. (mcr)