Minggu, Maret 15, 2026
BerandaHeadlineHarpin Merasa Puas Tujuh Tahun Menjadi Peserta JKN-KIS

Harpin Merasa Puas Tujuh Tahun Menjadi Peserta JKN-KIS

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sudah banyak masyarakat yang telah sadar akan pentingnya jaminan kesehatan agar dapat mengurangi risiko biaya kesehatan yang semakin mahal.

Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena di Indonesia sudah memiliki Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Telah banyak dampak positif terhadap akses layanan kesehatan masyarakat dengan kehadiran Program JKN-KIS ini.

Harpin (35), salah satu dari 200 juta lebih Peserta JKN-KIS, telah menjadi Peserta JKN-KIS sejak tahun 2014. Kepada Tim Jamkesnews, Harpin menceritakan awal mula ia terdaftar di BPJS Kesehatan pertama hingga aktif kembali menjadi Peserta Mandiri Kelas II. Sudah 7 tahun menjadi Peserta JKN-KIS.

Harpin mengaku telah banyak memanfaatkan program ini dalam mengakses layanan kesehatan dirinya dan keluarganya.

“Saya merasa sangat puas dan senang dengan layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan terhadap cover pelayanan kesehatan di keluarga saya. Sejauh saya menggunakan program ini tidak ada kekecewaan, sehingga saya masih percaya dengan BPJS Kesehatan sebagai bentuk komitmen saya menyukseskan program ini menuju masyarakat Indonesia yang sehat. Dengan gotong royong maka semua tertolong,” ujar Harpin.

Harpin juga menceritakan kisah istrinya yang telah menggunakan Program JKN-KIS ini saat melahirkan buah hatinya yang ke dua dan yang terakhir melalui operasi Caesar. Selain itu, Harpin juga memanfaatkan JKN-KIS untuk pengobatan anaknya yang baru berusia 3 bulan, dimana mengalami kelainan bawaan lahir pada kakinya.

“Menurut analisa dokter waktu itu diperlukan tindakan operasi dan menjalani rawat inap. Demi memaksimalkan pelayanan untuk sang buah hati, saya memang mengupgrade kelas dari dua ke satu. Memang ada biaya tambahan, tapi itu sudah diberitahukan sebelumnya dan sudah sesuai dan sebanding dengan fasilitas yang didapatkannya. Termasuk beberapa layanan seperti pengecekan oleh dokter spesialis, tindakan ronsen, pengecekan sampel darah, dan pemasangan gips untuk perbaikan kondisi kaki anaknya,” ungkapnya.

“Selama saya menggunakan JKN-KIS ini, saya tidak pernah merasa dibedakan dalam hal layanan atau yang lainnya. Bahkan antara saya peserta mandiri dengan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang mana dibiayai oleh pemerintah pun diperlakukan secara sama rata, dan mendapatkan pelayanan yang terbaik. Saya harap BPJS Kesehatan selalu memonitor dan memantau seluruh fasilitas kesehatan, agar BPJS Kesehatan selalu maju,” terang Harpin lebih lanjut.

Harpin mengatakan bahwasannya program luar biasa ini sangat banyak manfaatnya. Sehingga Harpin mengajak masyarakat Indonesia yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS untuk segera mendaftarkan diri dan orang-orang terdekat agar dapat merasakan dampak positif dari keberadaan program ini.

“Meski manfaatnya tidak langsung dirasakan hari ini, mungkin bisa dirasakan dimasa yang akan datang. Karena kita manusia pasti akan mengalami masa sakit. Untuk yang telah terdaftar semoga dapat memanfaatkan JKN-KIS dengan baik dan benar. Terima kasih BPJS Kesehatan yang telah memberikan dampak positif terhadap masyarakat dalam akses kesehatan,” tutup Harpin. (alin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer