Jika Aparat Arogan Terapkan PPKM, Dewan dan Rakyat Riau akan Melawan?

Pekanbaru (Nadariau.com) – Selama penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Provinsi Riau, diharapkan aparat PPKM jangan arogan kepada masyarakat.

Jika aparat PPKM tersebut arogan, maka DPRD Riau bersama rakyat akan melawan, yaitu dengan cara melaporkan oknum aparat itu kepada pihak berwenang.

“Kita sangat prihatin didaerah lain ada melihat oknum aparat yang arogan kepada masyarakat saat penerapan PPKM. Tentu hal ini tidak boleh. Sebab jika ada aparat yang arogan, kita bersama masyarakat akan melaporkannya kepada pihak yang berwenang,” kata Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ikhwan kemarin.

Parisman mengakui, kondisi sekarang sangat sulit dijalankan. Disisi lain, masyarakat butuh bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Namun disisi lain, Pemerintah berusaha mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Jadi, jika ada pelanggaran, diharapkan aparat PPKM bisa memberikan petunjukkan dan penjelasan dengan baik. Sehingga masyarakat bisa menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), setiap keluar dari rumah.

Dengan cara ini, penyebaran Virus Corona tidak bisa berkembang. Sedangkan ekonomi masyarakat tidak terganggu. Sebab jika ekonomi menurun, maka efek terhadap kehidupan manusia tentu akan lebih bahaya kedepan.

“Kita meminta aparat PPKM bisa memberikan kesejukan dan humanis dalam menerapkan PPKM. Karena masyarakat juga butuh kehidupan untuk kehidupan dan sekolah anak-anaknya,” ujar Parisman.

Kepada masyarakat, Parisman menghimbau agar bisa menerapkan Protokol Kesehatan setiap keluar rumah. Jika tidak penting, silahkan dirumah saja. Karena kondisi saat ini masih mengkhawatirkan terhadap kesehatan masyarakat.

Mari dukung upaya masyarakat dalam memutus penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau. Agar seluruh masyarakat bisa terselamatkan dari wabah Virus Corona.

“Jika negeri ini sudah aman, maka aktifitas masyarakat dan sekolah akan kembali normal seperti dulu. Untuk itu mari dukung program pemerintah ini, demi menyelamatkan kesehatan orang banyak,” himbau Parisman. (alin)