PELALAWAN (Nadariau) – Semangat berkorban warga di RT 002 dan RT 005 RW 011 Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota Kecamatan Kabupaten Pelalawan sudah dimulai sejak setahun silam, semenjak Idul Adha di Masjid Ar Razaq zonk pelaksana qurban.
Satu tahun yang lalu warga serasa di tengah resepsi pernikan yang tiada bermampelai, apa yang hendak di pestakan jika kedua pengantin tak ada, apa yang mau dirayakan saat Idul Adha, jika tak ada kemeriahan prosesi penyembelihan hewan qurban.
Berkaca dalam kasus satu tahun silam, usai shalat Ied, beberapa warga berhimpun dan bermufakat dalam satu tujuan suci. Idul Adha berikutnya harus pecah rekor dalam kualitas dan quantitas hewan qurban.
Ketika batas akhir pembayaran peserta qurban di tutup pada Sabtu (10/07/2021), sembilan kelompok qurban berhasil berkumpul, 63 orang sepakat menghadirkan sembilan sapi jantan besar untuk menyimbolkan peringatan akan ketaqwaan nabi Ibrahim bersama sang putra Nabi Ismail.
H-3 panitia qurban mengundang seluruh peserta qurban dan jamaah untuk mengadakan rapat terkait pematangan kegiatan guna suksesnya prosesi qurban di hari H nanti.
Di rapat yang dipimpin oleh ketua BKM Ar Razzaq Andi Mutia Filka S.Sy disepakati setiap satu ekor sapi akan di handle oleh 7 orang petugas qurban.
Pembagian daging qurban akan dimulai ba’da Suhur, masyarakat yang akan menukarkan kupon qurban diharapkan datang dengan mengindahkan protokol kesehatan. Panitia di minta untuk menyiapkan peralatan pengecekan suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, serta menyediakan masker di lokasi masjid.
“Karena sekarang di masa pandemi, di masa PPKM Mikro, kita harus patuh dengan aturan PPKM Mikro tersebut, kita minta masyarakat yang mau menukar kupon untuk patuh protokol kesehatan, pakai masker dari rumah,”kata Andi Mutia Pilka Sabtu (17/07/2021)
“Panitia qurban harus menyiapkan fasilitas untuk mendukung penerapan protokol kesehatan, masker medis disiapkan, tempat cuci tangan, dan pengecek suhu tubuh” tambahnya
Andi juga mengingatkan kepada masyarakat di sekitar masjid Ar Razzaq, jika kondisi badan kurang fit atau merasa sakit, disarankan untuk tidak keluar rumah, titip kupon kepada keluarga yang sehat atau pun tetangga sebelah rumah.
“Demi kenyamanan dan keamanan bersama, sama sama kita jaga, kita patuhi protokol kesehatan,” imbuhnya
Kepada panitia, Ketua BKM mengharapkan pengaturan format pengambilan daging qurban untuk diatur sebaik mungkin, agar menghindari kerumunan banyak orang. Agar dilokasi pengambilan daging kurban dapat diatur jarak aman.
“Ketika membagikan kupon qurban, tolong di kasih tahu warga jam berapa pengambilannya, tolong dibagi waktu nya, agar tidak berkerumun orang saat pembagian daging qurban,” himbaunya
Andi juga menekannya makna dari semangat Idul Qurban di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, aktifitas di luar rumah yang terbatas dapat kiranya terbantu dengan adanya daging qurban untuk disantap bersama seisi keluarga.
“Jangan sampai niat baik ini malah menimbulkan akibat yang buruk, jangan sampai menjadi klaster baru penyebaran Covid 19, ditekankan kembali harus sama sama kita patuhi,” tegasnya lagi.
Dari data yang diterima panitia qurban, ada sekitar 400 warga yang akan mendapatkan jatah daging qurban. Ada 9 sapi yang disembelih. Satu ekor kambing merupakan kambing aqeqah salah satu warga yang akan disantap bersama petugas qurban.
“Kita sukseskan kegiatan penyembelihan dan pembagian daging qurban, kita tutup dengan doa semoga niat kita iijabah oleh Allah, kegiatan kita dilancarkan, dan kita semua selalu berada dalam lindungannya, diberkahi kesehatan dan diangkat Covid 19 ini dari muka bumi, aamiin,” pungkas Ketua BKM Ar Razzaq (Apon)


