Kuansing (Nadariau.com) – Dalam waktu dekat ini, seluruh Aparatur Perangkat Negara (ASN) dan pegawai honorer diwajibkan memakai batik Kuansing selama bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing.
Bupati Kuansing Andi Putra SH MH mengatakan, dengan program ini dapat mencintai produk lokal. Dengan demikian ini akan berimplikasi pada pengembangan ekonomi kerakyatan. Apalagi di tengah masa pandemi saat ini, geliat ekonomi dan produk lokal mesti di tingkatkan
“Kita akan segera memberlakukan pemakaian Batik Kuansing, khusus untuk ASN dan pegawai honorer dalam waktu dekat,’ kata Andi, Sabtu (12/6/2021).
Tidak itu saja, penggunaan batik Kuansing di kalangan ASN pada hari tertentu, merupakan sarana untuk ikut mempromosikan produk lokal kita di Kuantan Singingi.
Untuk itu segera kita susun Perbup nya, sebagai dasar untuk penerapan nya nanti, cetusnya. Untuk tahap awal, hendaknya pimpinan OPD sudah memakai batik Kuansing, khususnya hari Jumat.
Namun yang menjadi kendala saat ini, menurut Andi produksi rumah batik yang ada belum optimal, sehingga harga pun masih relatif tinggi.
Oleh karena itu, diharapkan OPD yang terkait , bisa mencarikan simulasi dan pembinaan kepada pengusaha batik Kuansing, agar produksi lebih meningkat dan harganya terjangkau.
Terkait hal itu, sejumlah warga menyambut antusias dan bangga akan komitmen dan kepedulian Bupati Andi Putra.
Berdasarkan pantauan, pasca di Lantik Bupati Andi Putra terus mengenakan batik Kuansing dengan berbagai corak yang menarik, terutama tiap hari Jumat. Bupati terlihat elegan, dengan tampilan baju batik Kuansing yang dikenakan nya, ujar salah seorang pejahit di kota Teluk Kuantan.
“Untuk saat ini, sentra batik Kuansing ada di Kecamatan Gunung Toar, Singingi dan Pangean,” jelas Andi. (fau)


