PELALAWAN (Nadariau) – Untuk memutus mata rantai penyebaran Covi 19, umat Islam khususnya di himbau untuk senantiasa berikhtiar, melakukan sesuatu agar wabah yang menakutkan tidak menjangkiti diri dan orang orang tersayang disekeliling kita.
Islam mengajarkan umat Islam untuk senantiasa mematuhi Allah, Rasul dan Ulil Amri (pemimpin diantara kamu), artinya saat ini pemimpin pemimpin negeri ini telah secara massif menganjurkan untuk ikut serta menyukseskan vaksinasi Covid 19 secara massal.
“Kita diwajibkan untuk berikhtiar, melawan Covid 19 ini, salah satu ikhtiar nya dengan vaksinasi,” tegas ketua MUI Pelalawan Iswadi M Yazid Lc saat memberika khutbah kumat di masjid Al Aziim, Pangkalan Kerinci (11/06/2021)
Dilanjutkan Iswadi, Islam juga menegaskan bahwa sebuah perkara yang tidak diketahui solusinya, maka umat diminta bertanya kepada orang yang tau, ahlinya dan para pakar di bidang tersebut
Untuk masalah Vaksinasi, sudah ada rekomendasi dari Kementerian kesehatan, dari BPOM yang pakar dalam kelayakan sebuah obat dan makanan. Referensi kesehatan sudah di keluarkan oleh lembaga resmi yang tidak perlu di ragukan lagi.
“MUI Melalui komisi fatwa sudah secara jelas mengatakan bahwa vaksin yang digunakan adalah halal, dan aman digunakan, artinya MUI sudah menegaskan kehalalan dan kemurnian vaksin Covid 19,”imbuhnya
Untuk itu, Ketua MUI Pelalawan ini mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan ikhtiar berjamaan memutus mata rantai Covid 19 dengan divaksin oleh petugas dari dinas kesehatan.
“Ikhtiar diri itu penting, namun ikhtiar secara berjamaah itu lebih efektif dan efisien, dalam hal vaksinasi Covid 19, ikhtiar kita bersama sama semoga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” katanya
Iswadi juga menegaskan bahwa tidak perlu ada kekwatiran dan ketakutan untuk melakukan vaksin. Karena orang orang ahli sudah menjamin keamanannya.
“Jangan termakan informasi yang tidak jelas asal usulnya, walau diakui tidak 100 persen efektifitasnya menangkal Covid, namuan saat ini Vaksinasi menjadi salah satu inhtiar yang dibutuhkan, selalui tetap patih mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya (Apon)


