Pekanbaru (Nadariau.com) – Terhitung hari Senin (24/5/2021), proses belajar mengajar untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kota Pekanbaru akan kembali dimulai.
Namun proses belajar mengajarnya Pasca libur Idul Fitri 1442 H tersebut ditetapkan melalui sistem daring. Hal ini mengingat akibat wabah Covid-19 masih meningkat
“Senin tanggal 24 Mei, kita sudah mulai masuk sekolah. Namun karena penyebaran Covid-19 masih tinggi, maka proses belajar mengajar kita berlakukan dalam bentuk daring,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas mengatakan, Sabtu (22/5/2021).
Belajar daring ini, disampaikan Ismardi berlaku untuk seluruh sekolah baik yang berada di zona merah corona, oranye, kuning, maupun zona hijau.
“Walaupun itu di zona hijau dan kuning boleh (buka sekolah) sebenarnya, tapi ini untuk menghindari resiko,” tegas dia.
Sementara untuk antisipasi sebaran wabah Covid-19 di sekolah, lanjut Ismardi, pihaknya masih menggesa proses vaksinasi bagi tenaga pendidik. Penyuntikan vaksin untuk guru ini ditargetkan tuntas menjelang pertengahan Juli 2021.
“Kalau selesai divaksin, sesuai rencana kementerian, di pertengahan Juli sudah buka sekolah seperti biasa. Semua sekolah buka di tahun ajaran baru,” tutupnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, hingga kini masih terdapat sebanyak 40 kelurahan yang masuk zona merah corona dengan tingkat resiko penularan tinggi.
Kemudian 17 kelurahan lainnya masuk zona oranye dengan tingkat sebaran wabah sedang, 15 kelurahan zona kuning dengan resiko sebaran rendah dan 11 kelurahan lagi sudah zona hijau. (rki)


