Kebijakan Pemko Tutup Tempat Wisata Tapi Buka Pusat Belanja Dikritik DPRD

Pekanbaru (Nadariau.com) – DPRD Kota Pekanbaru kritisi kebijakan Pemko Pekanbaru terkait penutupan tempat wisata. Sementara pusat belanja tetap di buka.

Kebijakan ini dikeluarkan Pemko Pekanbaru melalui surat edaran (SE) nomor 1586/STP/SEKR/V/2021. Kebijakan ini sendiri diambil oleh walikota setelah mempertimbangkan data penyebaran Covid-19 yang masih tinggi.

Dan kemudian status Kota Pekanbaru yang masih didalam zona merah. Dari itu seluruh tempat wisata ini ditutup dari 17 Mei sampai 23 Mei 2021 mendatang.

Untuk itu, DPRD Kota Pekanbaru meminta agar Walikota Pekanbaru selaku ketua Satgas Covid-19 Pekanbaru untuk tidak membuat kebijakan yang membingungkan masyarakat.

“Pemko tolong sebelum membuat peraturan ini dipahami terlebih dulu, masyarakat saat ini sulit menanggapi karena peraturan ini membuat masyarakat bingung,” ujar anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Suherman, Selasa (18/5/2021).

Lanjut politisi Hanura ini dirinya juga merasa kebingungan dengan pemerintah yang menutup tempat wisata namun memperbolehkan pusat perbelanjaan beroperasi, sehingga hal ini akan memicu lonjakan pengunjung di dalam pusat perbelanjaan.

Dia menyarankan agar tempat usaha dan pusat perbelanjaan serta titik-titik keramaian lainnya untuk tetap dibuka, hanya saja protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus diperketat seperti mengurangi jumlah pengunjung dari kapasitas yang semestinya.

“Ini harus ditegaskan kepada pengelola, dan juga ada tim dari Satgas yang memantau. Saat ini masyarakat sudah jenuh dan jangan sampai masyarakat masa bodoh,” tegasnya. (ap)