Pemkab Siak Targetkan 75.000 Warga Kecamatan Tualang Divaksin

Bupati Siak Alfredi meninjau pelaksanaan vaksinasi di empat titik lokasi di Siak

SIAK (nadariau.com) – Pemerintah Kabupaten Siak menargetkan sebanyak 75.000 masyarakat Tualang untuk ┬ámendapatkan vaksin Sinovac secara massal.

Bupati Siak Drs. Alfedri, M.Si saat melakukan peninjauan di empat lokasi Vaksinasi di Kota industri yaitu RSUD tipe D Tualang, Puskesmas Perawang, Puskesmas Tualang, dan Kantor Kampung Pinang Sebatang Timur memapresiasi sambuatan masyarakat untuk di vaksin.

“Dari jumlah penduduk Tualang kurang lebih 117 ribu, lebih kurang 75.000 harus divaksin secara massal, ini mendukung program pemerintah,” kata Kadiskes Kabupaten Siak Dr. Tony Chandra kepada Riau Bernas, Kamis (13/5/2021).

Ia menyebutkan, tempat penyuntikan terbagi menjadi empat titik, masing-masing antusias masyarakat sangat luar biasa untuk divaksin. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya yang mendaftar.

Kemungkinan pihaknya akan menambah tenaga kesehatan untuk menyelesaikan target masyarakat yang siap divaksin. “Secepatnya kita selesaikan target 75.000 masyarakat Tualang untuk di vaksin Sinovac, kalau perlu ditambah tenaga kesehatan,” ujar Tony.

Sementara itu, Bupati Siak Drs. Alfedri, M.Si usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal kedua di Kecamatan Tualang. Hari pertama kemarin dilakukan tanggal 10 di Siak.

“Disini ada 4 titik untuk Vaksinasi, kami melihat pelaksanaan cukup baik, antusias masyarakat untuk di vaksin ini cukup tinggi. Sesuai kemampuan petugas target perhari di setiap titik sebanyak 200 masyarakat divaksin,” kata Alfedri.

Bagi yang lebih pendaftaran, akan dilanjutkan pada tanggal 17 mei mendatang. Tahapan di vaksin yang pertama melakukan pendaftaran, skrining baru dilakukan penyuntikan vaksin, usai disuntik. Baru observasi selama 30 menit. Kalau ada gejala baru diberi obat sesuai gejala yang timbul.

Target yang divaksin ini, lanjut Alfedri, di pusatkan di empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Tualang, Kecamatan Siak, Kecamatan Dayun, dan Kecamatan Sungai apit. “Baru diikuti Kecamatan lain yang tinggi penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (dan/infotorial)