Pekanbaru (Nadariau.com) – Sekarang warga sangat kesulitan melakukan penukaran uang pecahan kecil di perbankan di Pekanbaru, terutama uang pecahan Rp 5000.
Padahal, sebelumnya Bank Indonesia (BI) sudah bekerjasama dengan perbankan untuk memberikan 77 layanan penukaran uang. Namun hasilnya masih kecil.
Warga Panam Susanti misalnya, awalnya ia mendatangi 2 bank untuk melakukan penukaran di Pekanbaru. Ternyata, ia tidak bisa melakukan penukaran karena uang pecahan yang dimaksud (Rp 5000) sudah habis.
Tetapi akhirnya setelah ke bank lainnya, Susanti akhirnya bisa menukarkan uang pecahan Rp 5000 yang ia inginkan.
Lain lagi yang di alami Ulem. Warga Bukit Barisan ini kesulitan melakukan penukaran karena saat menukar ke salah satu bank pemerintah di Jl Tuanku Tambusai.
Tellernya mengatakan hanya nasabah bank tersebut yang bisa melakukan penukaran uang pecahan kecil.
“Entah sudah habis pecahan kecil di bank itu, saat saya mau menukarkan uang pecahan kecil katanya hanya nasabah bank itu yang bisa menukarkan uang pecahan kecil,” katanya.
Sedangkan Ahmad, warga Arengka sudah 4 hari ini mau menukarkan uang pecahan kecil tapi bank yang ia menjadi nasabahnya pun kehabisan uang pecahan kecil.
“Sudah 4 hari ini saya mau menukar uang pecahan kecil di bank tidak bisa. Sudah habis barangkali,” katanya.
Menanggapi hal itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Bidang Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Internal Asral Mashuri, Jumat (7/5/21) mengatakan, bahwa ia akan segera melakukan koordinasi dengan perbankan.
Namun demikian, ia menghimbau masyarakat untuk mencoba melakukan penukaran ke bank lainnya. Karena penukaran uang pecahan kecil tidak harus menjadi nasabah bank terkait.
“Untuk melayani penukaran uang pecahan kecil, Bank Indonesia bekerjasama dengan perbankan dengan 77 kantor jaringannya di seluruh wilayah Riau. Diharapkan seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik,” terangnya. (rtc/bud)


