Ketua K3S Inhil Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan

Ketua K3S Inhil berfoto bersama anak Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan

Inhil (Nadariau.com) – Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj Zulaikhah Wardan SSos ME berkunjung dan menyerahkan santunan kepada anak asuh di Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan, Rabu (5/5/2021).

Pimpinan Panti mengungkapkan bahwa panti ini sudah berdiri sejak tahun 1960-an, pertama kali di Jalan Swito Tarjo Tembilahan.

Saat ini, anak asuh berjumlah 25 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Anak asuh di panti ini tidak hanya anak yatim piatu, tetapi juga duafa yang tidak bisa melanjutkan pendidikan, yang berasal dari daerah-daerah di Inhil.

Mengawali sambutannya, Ketua K3S mengucapkan syukur karena dapat bersilaturahmi untuk yang ke-3 kalinya di panti ini.

Diutarakannya, kunjungan ini juga merupakan salah satu program dari K3S dalam rangka memberi perhatian sebagai bukti kasih kepada anak-anak panti pada Bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri.

“Anak-anak harus bersyukur dengan cara nemanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya. Di luar sana banyak teman-teman kalian yang memerlukan perhatian dan tempat tinggal. Seperti ini tapi mereka tidak ada kesempatan, karena kami masih terbatas. Do’akan para donatur agar senantiasa selalu sehat dan dilimpahkan rezekinya,” ujar Ibunda Kabupaten Inhil ini.

Dirinya mengingatkan, agar para anak asuh saling menganggap saudara kepada sesama dan pengasuh sebagai orang tua serta keluarga.

“Walaupun kalian tinggal di panti tidak dengan orang tua, tetapi pengurus di sini sama seperti orang tua kalian yang membimbing kalian menjadi anak yang bermanfaat bagi orang lain. Yang SMA anggap yang lebih kecil sebagai adik kalian, perhatikan, kalau adik kalian salah ditegur,” pesannya.

Wanita yang selalu tampil anggun bersahaja ini mengucapkan terimakasih kepada para pendiri dan pengurus panti ini.

Menurutnya keberadaan panti ini turut berpartisipasi membantu pemerintah dalam mengasuh serta mendidik anak-anak dengan memberikan sarana dan fasilitas yang layak.

Selain itu, Zulaikhah menganjurkan agar para anak asuh dibekali keterampilan demi masa depannya ketika sudah tidak tinggal di panti.

“Anak-anak kita ini perlu diberikan keterampilan sehingga nanti ketika mereka tidak di panti lagi mereka bisa berkreativitas untuk memenuhi kebutuhan ekonominya nanti. Anak-anak perempuan bisa belajar menjahit, dari Dekranasda mungkin nanti bisa memberikan pelatihan-pelatihan,” paparnya.

Tidak lupa ia mengajak kepada para anak asuh untuk menerapkan protokol kesehatan, menjaga imun tubuh, memperbanyak ibadah, meningkatkan taqwa dan tetap berdo’a karena Bumi Pertiwi masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Sekarang Covid ini bukannya berkurang malah bertambah. Untuk itu kebijakan pemerintah melarang mudik, agar tidak terjadi penumpukan di satu titik karena yang terjadi sekarang banyak anak-anak muda menularkan kepada orang tua yang sudah rentan.

“Untuk itu mari kita berdo’a kepada Allah agar Covid cepat hilang dari bumi kita ini,” pungkasnya. (galeri/rau)