Kampar (Nadariau.com)- Tabrak lari terjadi di Penghidpan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.
Peristiwa malang itu menimpa pak Imin, pengemudi Minibus Merk Suzuki jenis Carry sekitar 05.30 WIB, Kamis 29 April 2021.
Seperti dikatakan anak korban, Marta Rahma Donna, kepada wartawan menyebut ayahnya saat itu ingin menuju ke Sungai Pagar untuk berdagang.
“Sebelum melanjutkan perjalanan, ayah saya berhenti di salah satu Masjid di dekat Penghidupan untuk sholat Subuh,” ungkap Marta Rahma Donna, Jum’at 30 April 2021.
Setelah menunaikan ibadah sholat tersebut, kata dia sang ayah sudah tak enak perasaan, hatinya berkata untuk melanjutkan perjalanan.
“Usai sholat, ayah tetap melanjutkan perjalanan dengan kecepatan sangat rendah, seperti biasa ayah tak pernah berkendara dengan kecepatan tinggi. Tak jauh dari Masjid, ada pembelokan tepatnya di depan bengkel di situlah ditabrak,” beber Marta.
“Saat ditabrak ayah sudah tak sadarkan diri dan pingsan, pelakunya lari,” tambahnya lagi.
Pelaku tabrak lari tersebut masih misterius, belum diketahui jelas mobil jenis apa yang menabrak mobil korban.
Namun dijelaskan Marta ada pengakuan orang bengkel yang membuat dirinya yakin siapa sebenarnya penabrak misterius itu.
“Orang bengkel tersebut juga langganan ayah, saat terdengar seperti ada kecelakaan, makanya penghuni bengkel tersebut keluar, katanya yang menabrak adalah mobil pengangkut CPO,” tuturnya.
Marta memberitahukan keadaan ayahnya, ia bersyukur tidak terjadi luka berat meskipun mobil yang dikendarai ayahnya sudah rusak parah.
“Mungkin orang yang menabrak itu menyangka ayah sudah meninggal di tempat, sebab ayah memang tak bergerak sama sekali pasca kecelakaan itu,” terangnya.
Pak Imin tersebut berdomisili di Desa Naumbai, Kecamatan Kampar.
Marta berharap pelaku yang kabur segera meminta maaf dan bertanggungjawab atas peristiwa kecelakaan yang menimpah ayahnya.
“Ayah saya tak pinta banyak, yang penting pelaku meminta maaf, dan membantu biaya perbaikan mobil, sebab ayah juga tak mau dibawa ke jalur hukum,” lugasnya.
Kekesalannya juga dituliskan melalui status Facebook melalui akun Marta Rahma Donna, sudah atas persetujuan ayahnya.
Tertulis sebagai berikut:
Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatu, kejadian kecelakaan subuh tadi sekitaran jam 5:30 di daerah penghidupan tepatnya depan bengkel pak likin, dengan keadaan tabrak lari mobil CPO merk HINO.
Kami keluarga besar dan saya sendiri anaknya langsung minta tolong kepada yg merasa menabrak ayah saya untuk melakukan tanggung jawab. Kami keluarga besar tidak ingin memperpanjang masalah ini, kami hanya ingin meminta tolong sedikit untuk tanggung jawab nya. Dengan mobil CPO merk HINO dengan barang bukti di foto terakhir.
Saya memimta semogon2nya untuk sedikit tanggung jawab. Sekali lagi kami tidak akan memperpanjang masalah ini asalkan bapak mau bertanggung jawab secara baik2.
Untuk semua teman, saya minta tolong untuk share postingan ini supaya sampai dan bisa dilihat oleh bapak yg merasa menabrak lari ayah saya.
Alhamdulillah ayah saya selamat, tidak terjadi sesuatu hal. Alhamdulillah Allah jaga ayah. Untuk bapak yang merasa menabrak lari ayah, saya minta tolong untuk segara hubungi saya di no 082285423175.
Terima kasih semuanya.
Dalam postingan juga terdapat foto dan video yang memperlihatkan mobil hancur akibat kejadian, korban terluka di bagian sekitar mata. (Dika/DW)


