Pekanbaru (Nadariau.com) – Sebagai seorang mahasiswa yang masih mengenyam pendidikan, Dinda Aisyah (24) tentu terbantu dengan adanya aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan ini.
Ini adalah kali kedua ia menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk melakukan pendaftaran rawat jalan tingkat lanjutan bagi neneknya.
“Betul. Ini kedua kalinya saya menggunakan fitur Pendaftaran Pelayanan. Yang pertama saat itu membantu kakak saya yang akan kontrol gigi,” terang Dinda.
Anak muda yang tinggal di Panam, Pekanbaru ini sangat mengapresiasi kehadiran aplikasi Mobile JKN. Menurutnya dengan tingkat kesibukan yang ia miliki, ia dapat lebih banyak mempersingkat waktu dibandingkan langsung mendatangi rumah sakit dan menunggu dalam ketidakpastian. Apalagi katanya, orang tuanya juga tidak begitu tanggap teknologi.
“Biasanya kan, kita pagi-pagi sudah berduyun-duyun ke rumah sakit. Dengan harapan semakin pagi datang semakin cepat dilayani. Faktanya, sesampainya di rumah sakit, kita masih harus menunggu dokter, kan. Nah, dengan fitur Pendaftaran Pelayanan ini, tinggal klik, kemudian pilih faskes (fasilitas kesehatan – red) yang dituju, kalo saya pilih tingkat lanjutan. Nah, nanti akan muncul pada layar informasi rujukan kita, tinggal pastikan kebenaran data yang tertera di layar dan klik Daftar Pelayanan. Aplikasi kemudian akan memproses dan muncul nomor antrian berikut jam yang disarankan untuk datang. Nanti tinggal kita sinkronkan dengan pendaftaran internal faskes yang kita tuju,, maka proses selanjutnya selesai,” ujarnya senang.
Fitur lain yang ia sukai adalah fitur Konsultasi Dokter. Dinda melihat BPJS Kesehatan berupaya untuk menyediakan pelayanan yang optimal sekaligus mengikuti apa yang sedang hype atau trendi di dunia health care saat ini.
Dinda berharap kiranya BPJS Kesehatan lebih gencar lagi mempromosikan aplikasi multiguna ini khususnya di kalangan anak muda. (ind)


