Rabu, Maret 11, 2026
BerandaHeadlineSeratusan Pengusaha Muda Kampar Tak Mengakui Iwan Kurniawan Sebagai Ketua Terpilih

Seratusan Pengusaha Muda Kampar Tak Mengakui Iwan Kurniawan Sebagai Ketua Terpilih

Kampar (Nadariau.com)- Seratusan pengusaha muda Kampar tidak mengakui SK Iwan Kurniawan sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kampar.

Menurutnya, terjadi kesalahan dalam mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar, Kamis 28 Januari lalu di Hotel Altha Bangkinang.

“Seharusnya 30 hari sebelum terlaksananya Muscab, panitia memberitahukan secara terbuka, tidak tergesah-gesah, jangan tiba-tiba di hari H muncul Iwan Kurniawan sebagai calon ketua umum, itu namanya tidak sesuai prosedur,” sebut Irham.

Proses penjaringan calon ketua umum terkesan tidak transparan, padahal yang mencalonkan diri katanya berjumlah 4 orang.

“Lalu 3 orang calon ketua lainnya gugur gara-gara apa ? Sementara sampai hari ini tidak ada kejelasan oleh panitia terkait poin-poin yang menyebabkan mereka gugur dalam penjaringan, jangan main langsung aklamasi saja,” ungkap Irham Dani, Rabu 31 Maret 2021.

Selain itu, Iwan Kurniawan diduga bukan pengusaha, dan tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA). Artinya, tidak berhak untuk menjadi ketua HIPMI.

“Katanya pengusaha, kalau memang Iwan Kurniawan itu pengusaha mana bukti nomor induk berusahanya ? Dan silahkan buktikan KTA HIPMInya, ” Tanya Irham.

Irham menuturkan, Iwan setelah Muscab tersebut sudah berani menyebarkan baliho, memajang foto dan spanduk memberitahukan dirinya sebagai Ketua BPC HIPMI.

“Lalu siapa yang menerbitkan SK Iwan Kurniawan ? Hingga kini Iwan tidak memiliki SK, pelantikan saja belum,” ungkapnya.

Dijelaskan Irham, kejanggalan yang menghadiri Muscab diisi oleh orang-orang yang memang kelompok Iwan, berjumlah 30 orang saja.

“Padahal yang terafiliasi dengan HIPMI itu banyak, orang lain selain mereka hanya saya dan Abdul Mutalib saja, masuk ke group HIPMI itu susah lo,” beber Irham.

Irham menegaskan, dirinya dan seratusan pengusaha muda lainnya tidak mengakui Iwan Kurniawan sebagai ketua umum.

” Tidak kami akui Iwan Kurniawan sebagai ketua umum, sebab di Kampar ini banyak pengusaha, kami bersama seratusan orang pengusaha muda mendesak untuk Muscab diadakan kembali,” tutupnya.

Iwan Kurniawan ketika dihubungi terkait hal ini menjelaskan, Muscab yang ia gelar sudah sesuai dengan AD/ART.

Kata dia, tahapan-tahapan Muscab yang ia gelar sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Iwan Kurniawan memastikan ia bersama kawan-kawan telah menggelar Rapat Besar Pengurus Lengkap (RBPL).

“Untuk tahapannya sendiri sudah dilakukan tahapan yang sudah diatur sesuai AD/ART. Sudah dilakukan Rapat Besar Pengurus Lengkap. Dalam AD/ART juga diatur Muscab diiikuti oleh kawan-kawan dengan membawa KTA,” terang Iwan. (Dika/DW)

 

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer