Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia Pagi Tadi di RS Yarsi

Pekanbaru (Nadariau.com) – Syekh Ali Jaber meninggal dunia pagi ini dalam kondisi negatif COVID-19, setelah sempat dirawat karena terinfeksi COVID akhir Desember lalu. Kabar duka itu disampaikan oleh Yusuf Mansur melalui akun Instagram resminya.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, kita semua berduka, Indonesia berduka, Syekh Ali berpulang ke Rahmatullah jam 8.30 pagi tadi di RS Yarsi,” kata Yusuf Mansur.

Syekh Ali Jaber dinyatakan postif COVID-19 sejak akhir Desember 2020. Sempat melakukan isolasi mandiri tapi karena kondisi sesak akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Di awal perawatan, Syekh Ali Jaber sempat merekam sebuah video mengabarkan kondisinya dan meminta kepada masyarakat agar didoakan segera sembuh.

Namun selang beberapa hari kemudian, kondisinya menurun dan harus masuk ICU untuk dipasang ventilator.

Setelah mendapat perawatan, dikabarkan kondisi membaik dan ventilator akan dicabut. Namun takdir berkata lain, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pagi ini di usia 44 tahun.

“Insyaallah beliau syahid,” kata Yusuf Mansur.

Syekh Ali Jaber merupkan ulama kondang Indonesia. Seorang penghapal Al-Quran dan sering mengisi ceramah di berbagai daerah di Indonesia.

Pemilik nama lengkap Syekh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber ini lahir di Madinah Februari 1976.

Dia menikah dengan Umi Nadia, perempuan Indonesia asal Lombok, NTB. Memiliki seorang anak bernama Hasan.

Pada 2017, Syekh Ali Jaber juga menikahi Deva Rachman, putri tokoh pendidikan Prof Arief Rachman yang juga mantan None Jakarta. Sebagai saksi pernikahan itu adalah Sandiaga Uno, yang merupakan kakak sepupu Deva. (kumparan/nrc)