Batalyon Komposit 1/Gardapati Gelar Upacara Pemberangkatan Satgas Pengamanan Pulau Sekatung

Natuna (nadariau.com) – Batalyon Komposit 1/Gardapati gelar Upacara Pemberangkatan Satgas Pengamanan Pulau Sekatung YonKomposit 1/Gardapati, di Aula Gedung pertemuan Mako Yonkomposit, Jl. Gunung air makan Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Sabtu (21/11/2020) siang.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal didampingi, Komandan Batalyon (Danyon) Komposit I/Gardapati, Letkol Inf, Rahmat, sementara Komandan Upacara dipimpin oleh Danrai Armed Komposit I/GP dan Perwira upacara dipimpin oleh Paur Ops Komposit I/GP.

Dalam AmanatĀ Danrem 033/WP, Brigjen TNI Harnoto, S.Sos yang disampaikan oleh Bupati Natuna, Drs.H. Abdul Hamid Rizal, M.Si, menyampaikan, Pulau Sekatung, pulau paling terluar yang berbatasan langsung dengan perairan Vietnam dan Thailand, terletak di bagian utara Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Maka Pulau Sekatung menjadi perioritas pengamanan dari pihak TNI AD dengan menerjun 10 personil Batalyon Komposit 1/Gardapati Satuan Tugas Pengaman Pulau Terluar (Satgas Pam Puter) Sekatung 2020. Mereka akan ditugaskan selama 9 bulan.

Bahwa TNI sebagai komponen inti pertahanan dinilai masih dipercaya oleh Negara untuk mengemban tugas menjaga dan mengamankan keutuhan NKRI, yang menegaskan 10 personil penugasan ke daerah pulau terluar bagi setiap prajurit adalah merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan.

Sebagai penguatan wilayah Teritorial di Pulau Sekatung, personil TNI AD dari Batalion Komposit Garda Pati 1 Natuna yang dipimpin Letkol Rahmat sebagai Danyon Komposit Garda Pati I Natuna telah memberikan pembekalan yang memadai melalui tahapan latihan pratugas yang diprogramkan secara bertahap bertingkat dan berlanju dan siap untuk bertugas di Pulau Sekatung.

Sesuai dengan hasil peninjauan yang dilakukan oleh komando, telah diperoleh kesimpulan bahwa satuan tersebut dinyatakan siap untuk diberangkatkan ke daerah penugasan pulau terluar yang ada di wilayah provinsi Kepulauan Riau, salah satunya ialah Pulau Sekatung.

Selanjutnya, Danrem 033/Wira Pratama juga berharap, pada kepada satgas pam pulau terluar Yonkomposit 1/GP untuk dapat menghindari pelanggaran disiplin murni yang dapat dikategorikan tindak pidana umum.

“Hindarilah insubordinasi, disersi, perkelahian antara sesama prajurit TNI/Polri, tindakan asusila dan narkoba, pelanggaran atas hal-hal tersebut diatas tidak saja akan mencoreng citra pribadi kita sendiri tetapi juga nama satuan,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar SE, MM, Dandim 0318 Natuna, Letkol Asep Ridwan SH. M. Han, Danlanud RSA Natuna diwakili Dansatpom Lanud RSA Natuna, Kapten Pom Rendra Fungky Wijaya., S.H, Danlanal Ranai diwakili, Dansatpom Lanal, Kapten Laut Dani Iqbal.

Dansatrad 212 Natuna diwakili Kasi kom, Kapten Lek Seprian, Ka Bandara RSA Ranai, Gatot Riyadi, S. ST., Kapolres Natuna diwakili Wakapolres Kompol Wisnu Edhi Sadono, S.H, Kajari Natuna di wakili kasi intel, Muhammad Albar Hanafi, SH, Ka Sarnas Natuna diwakili A.E. Purba, Para perwira staf Yonkomposit 1/GP dan Para pengurus Persit Chandra Kirana Cabang IX Yonkomposit 1/GP. (Red)