PEKANBARU (Nadariau) – Gubrnur Riau H Syamsuar meminta kepada pengelola tempat wisata untuk mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan selama beroperasi, khususnya saat libur panjang akhir Oktober ini.
“Kita harus mengantisipasi dan mencegah penularan Covid-19 di tempat-tempat wisata. Pengelola juga harus mematuhi protokol kesehatan,” kata Syamsuar di lansir dari media center riau, Senin (26/10/2020) lalu
Menindak lanjuti permintaan Gubri, Dinas Pariwisata (Dispar) provinsi Riau telah melakukan berbagai langkah guna mengantisipasi lonjakan wisatawan di Riau, dan yang paling utama adalah upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.
Dispar Riau telah melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di sejumlah destinasi wisata. Tempat tempat wisata yang menjadi sasaran kunjungan seperti pusat kuliner/kafe, objek wisata sejara, pantai,, wisata perbelanjaan hingga hotel-hotel berbintang harus menerapkan kepatuhan 3M, yaitu Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat, melalui Kepala Bidang Pemasaran, Ricko Riyanto, menyampaikan bahwa Dispar Riau telah melakukan sosialisasi protokol kesehatan, juga mesosialisasikan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, serta pengumuman Gubernur Riau nomor 310/PENG/2020, tentang Libur dan Cuti Bersama.
Saat melakukan sosialisasi, Dispar Riau juga membagikan brosur dan masker gratis kepada pengelola tempat wisata dan pengunjung.
Di Kota Pekanbaru, Tim Dispar Riau telah melakukan sosialisasi ke sejumlah hotel berbintang. pusat perbelanjaan Mal dan Pasar Bawah.
“Kita sudah melakukan sosialisasi di sejumlah hotel di Pekanbaru dan sosialisasi kepada pengelola dan pengunjung destinasi wisata, serta masyarakat di sekitar tempat wisata, dan mengecek kesiapan tempat-tempat wisata dalam melaksanakan protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, handsanitizer, masker, dan kebutuhan lainya,” tutur Ricko, pada Rabu (28/10/2020).
Dilanjutkannya, sosialisasi jua sudah dilakukan di tempat-tempat seperti Alam Mayang, Asia Farm, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang, dan tempat wisata kuliner, diantaranya kafe-kafe yang menjadi tempat berkumpulnya anak muda.
Tak hanya Pekanbaru, Tim Dispar Riau juga turun ke sejumlah daerah seperti Kota Dumai, Kampar dan daerah lainnya untuk melakukan sosialisasi yang sama di sejumlah tempat wisata yang ada di daerah.
Kepada pengelola wisata dan pengunjung , Ricko berharap, agar dapat mentaati protokol kesehatan. Dengan menjalankan 3 M.
“Dengan disiplin 3M, setidaknya bisa untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang di sekitar, dari bahaya Covid-19,”pungkasnya (Apon)


