PELALAWAN (Nadariau.com) – Pemilik warung kopi pakde Bambu Kuning, Sukandi di jalan Akasia Pangkalan Kerinci tidak mau ketinggalan menyesuaikan diri dengan kenormalan baru (New Normal) di tengah pandemi Covid 19.
Walau warung kopinya, tidak seramai cafe dan restoran, namun Azwar tetap menerapkan disiplin 3M di satu satu nya tempat usaha untuk menghidupi keluarganya.
Di pintu masuk warung sudah tersedia to wadah pencuci tangan dilengkapi dengan sabun cair.
“Memang kita sudah lama menyedia kan tempat cuci tangan itu, juga sabunnya, waktu itu memang ada pemberitahuan dari kantor kelurahan, semua tempat usaha wajib menyediakan wadah pencuci tangan,” kata Azwar
Bagi Azwar, himbauan tersebut tidak menjadi beban baginya, disadarinya, kepatuhan menerapkan 3 M sejatinya juga sebagai usaha menjaga keselamatan dan kesehatan dirinya sendiri, keluarga dan orang orang disekitarnya.
“Tidak berat, kan untuk kita juga,” imbuhnya
Dalam berjualan, pria asal Pangandaran ini selalu mengenakan masker saat melayani pembeli, dan dirinya akan mengingatkan pelanggan nya yang datang tanpa menggunakan masker.
“Rata rata yang datang kesitu, pelanggan yang sudah biasa, jadi tidak sulit untuk memberikan mereka agar memakai masker, Alhamdulillah, yang datang pada masker semua,”katanya
“Kalau sekarang, orang bepergian keluar rumah sudah pakai masker semua, bahkan ada yang bawa masker pengganti,” tambahnya
Di warung kecil berukuran 4 x 8 meter itu, selama Pandemi memang tidak seramai waktu sebelum wabah corona dulu, warung kopi pakde, paling hanya beberapa orang saja yang duduk menyeruput kopi buatan pakde.
“Memang warung nya tak seramai dulu, jadi ada jarak kita buat di warung, paling satu meja itu dua orang yang duduk, sebenar saya takut juga sama Corona, tapi saya harus tetap mencari nafkah, jadi 3 M harus di jalankan,” tandasnya
Lurah Pangkalan Kerinci Kota, Theopandu Al Rasyid S.STP membenarkan bahwa pihaknya sudah mensosialisasikan tentang penerapan 3M di setiap tempat usaha guna mencegah penyebaran Covid 19.
“Selain kita minta Ketua RT dan Ketua RW untuk menghimbau warganya agar menerapkan pola hidup 3 M, kita juga melakukan sosialisasi ke warung, kedai dan toko toko yang memungkinkan berkerumunnya banyak orang, untuk menerapkan protokol kesehatan,” terang Pandu
Tak hanya kepada pelaku usaha, Prokes juga di harapkan menjadi kebiasaan baru masyarakat saat ini di tengah pandemi. Selalu pakai masker saat keluar rumah. Sering cuci tangan dan jaga jarak.
“Kalau kita disiplin, insya Allah, Covid 19 dapat kita cegah,”pungkas Lurah. (Apon)


