ITB, IPB, Binus, Itera Hingga LIPI Mengisi Webinar Nasional Predatech UIN Suska Riau 2020

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kondisi pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) tidak menyurutkan Puzzle Research Data Techonolgy (Predatech) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau untuk melaksanakan kegiatan.

Salah satunya melalui kegiatan webinar pada sempena rangkaian kegiatan Predatech Creation and Innovation of Technology (Precision) yang memasuki tahun yang ke – 4.

Lima Webinar sukses diminati oleh pendaftar dari kampus dan sektor pemerintahan maupun swasta di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, peserta terdaftar hingga webinar ke – 5 total 7.005 pendaftar dari kampus, pemerintahan dan swasta di seluruh Indonesia,” tutur Mustakim ST MKom, selaku Ketua Predatech UIN Suska Riau sekaligus Penyelenggara acara ini.

Precision yang semula dilaksanakan hanya dilingkungan Predatech, tahun ini dilakukan secara online yang diikuti oleh peserta dari 24 Provinsi di Indonesia. Pelaksanaan webinar yang dilakukan secara online menjadikan kegiatan Precision dapat dijadikan ajang memperkenalkan Predatech ke tingkat Nasional.

Kegiatan webinar online yang dilaksanakan selama 5 pekan disetiap minggunya pada hari Selasa melalui Zoom dan live streaming Youtube channel Predatech Official.

Peserta yang terdaftar berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, maupun dari instansi dan masyarakat yang memiliki minat dibidang sains dan teknologi.

Diawali dengan webinar bertema “Machine Learning and Deep Learning”, Webinar ini sangat menarik. Karena mengundang Ismail Fahmi, PhD yang merupakan Pencipta Drone Empirit Indonesia dan praktisi akademik Surya Agustian ST MKom dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan juga Doctoral Students di Tokyo Institute of Teknology, Japan.

Pemaparan Materi dari Salah Satu Narasumber dari IPB University

Fahmi menuturkan Machine Learning bisa dipelajari oleh semua kalangan dan latar belakang. “Dengan Machine Learning anda bahkan bisa membuat teknologi sendiri” tambah Ismail Fahmi sebagai pembicara pada 8 agustus silam.

Tak kalah menarik, webinar selanjutnya bertemakan “Big Data and Bioinformatics Research”. Pembicara datang dari akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Eng Wisnu Ananta Putra MT dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Efendi Zaenudin MT PhD (C).

Isu yang dibahas terkait dengan perkembangan riset – riset virus SARS-Cov-2 atau disebut wabah COVID-19. Dalam pemaparannya riset – set terkait Bioinformatics begitu penting untuk terutama terhadap sampel – sampel yang telah diuji.

“Dalam penelitian ini (vaksin COVID-19) tentu ada ketidakberhasilan dan keberhasilan yang menjadi perhatian untuk pengembangan kedepannya,” ujar Efendi Zaenudin yang juga merupakan Researcher pada Research Center of Informatics LIPI.

Selanjutnya 3 webianr yang lain diisi oleh Dr Masayu Leylia Khodra ST MT dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Dr Yeni Herdiyeni SSi MKomp dari Institut Pertanian Bogor (IPB) tentang Research and Applied Artificial Intelligence and Data Mining.

Kemudian disesi ke-empat pemateri berasal dari Binus University Dr Ir Yaya Heryadi MSc dan Dr Eng Ayu Purwarianti ST MT (Associate Professor ITB dan Kepala Pusat Riset AI Center ITB) dengan tema “Fundamental and Research Big Data Analytic”.

Serta webinar terakhir bertemakan User Experience Design Research yang diisi oleh Hafiz Budi Firmansyah SKom MSc yang merupakan salah satu pembicara dari Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan Reski Mai Candra, ST MSc dari UIN Suska Riau.

Apresiasi datang dari peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan webinar yang terdiri dari peneliti, mahasiswa, pegawai instansi, dan swasta. “Kegiatan ini sangat bagus, saya termotivasi untuk mengembangkan riset saya,” ungkap salah satu dosen di Pekanbaru.

“Saya kira sudah saatnya kita melibatkan dunia akademik untuk melihat potensi pengembangan bisnis dimasa pandemi. Melalui kegiatan webinar ini menjadi treatment kita semua,” ungkap salah satu pengusaha swasta peserta webinar.

Dalam kesempatan itu juga, Mustakim ST MKom sebagai ketua panitia kegiatan sekaligus ketua Predatech, menyampaikan banyak terima kasih kepada narasumber yang sudah hadir mengisi kegiatan yang luar biasa ini.

Kemudian kepada pimpinan Fakultas dan Universitas atas dukungan yang diberikan kepada predatech selama kegiatan berlangsung.

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah para Alumni yang bergabung dalam organisasi predatech, serta seluruh anggota predatech yang sudah susah payah menaja kegiatan ini hingga sukses.

“Dalam kesempatan yang sama, saya juga menyampaikan bahwa kedepan kita akan selalu menaja kegiatan-kegiatan yang bersifat akademik, dengan mengundang para narasumber yang luar biasa dari Perguruan Tinggi ternama di Indonesia,” pungkasnya. (Mustakim)