Turki dan Peradaban Islam

Cut Tasri Mirnalisa

Oleh: Cut Tasri Mirnalisa

Turki merupakan negara yang penuh dengan sejarah dan Peradaban Islam didunia. Letak wilayah ini melintasi dua buah benua yaitu Benua Eropa dan Asia. Jika membahas mengenai Peradaban Islam disana, pastinya masyarakat Indonesia terutama umat Muslim Tau betul sejarah Islam di Turki. Namun Turki juga menjadi tempat peneliti bagi sejarawan didunia. Islam adalah agama terbesar di Turki sejak zaman Kesultanan Usmaniyah.

Jika kita membahas Turki dan Peradaban Islam tentunya tidak luput dengan seorang pemimpin Sultan Muhammad Al-Fatih, beliau telah membuka jalannya sejarah Islam beserta dengan kejayaannya pada Masa itu. Ia merupakan seorang pemuda yang Gigih Dalam perjuangannya untuk mencapai puncak kejayaan Islam. Muhammad Al-Fatih adalah Sultan ketujuh Daulah Utsmaniyah. Nama aslinya adalah Muhammad II bin Murad bin Muhammad bin Bayazid, kemudian dikenal dengan nama Muhammad Al-Fatih karena keberhasilannya menaklukkan Konstantinopel. Sejak kecil Muhammad Al-Fatih terkenal sebagai seorang yang tekun mempelajari ilmu agama dari ulama-ulama yang terkemuka ketika itu. Muhammad Al-Fatih untuk menaklukan Konstantinopel Kaisar Konstantine lebih memilih untuk mempertahankan kota itu dari pada menyerahkan kota tersebut kepada pasukan Islam, sehingga pasukan Utsmaniyah terus menggempur Konstantinopel.

Kini sekitar 99,8% penduduk Turki adalah Muslim. Islam berkembang pesat dan masyarakat hidup damai, makmur dan tentram pada zaman Kesultanan Usmaniyah yang dipimpin oleh Muhammad Al-Fatih. dan menurut sejarah pada masa raja inilah masa keemasan Kerajaan Turki Ottoman karena ditopang oleh rasa keagamaan Islam yang kental. Istanbul kemudian menjadi ibu kota Turki Usmani.

Turki berperan penting dalam Peradaban Islam didunia. Kesultanan Turki Ustmani berhasil mengepakkan sayap kejayaannya hingga sepertiga luas dunia. Penting untuk kita mengenal lebih mendalam tentang sejarah Islam yang menjadi Peradaban Islam peninggalan Turki Ustmani. Dan juga menjadi pengingat bagi kita semua Islam pernah menembus kejayaannya. Islam telah berkembang pesat di Turki dengan Masa kepemimpinannya yang sangat lama yaitu dari tahun 1299 M – 1924 M telah banyak mencapai kemajuan-kemajuan yang dicapai. Seperti di bidang politik dan pemerintah, militer, ilmu pengetahuan Dan budaya, ekonomi dan agama. Kejayaan-kajayaannya telah meninggalkan Peradaban bagi umat Muslim dunia. Inilah hal yang patut kita banggakan Dan mencontoh masa-masa kejayaan tersebut. Peradaban Masa Lalu merupakan cikal bakal Peradaban di Eropa.Pada masa kejayaan Islam, Istanbul adalah ibu kota Kesultanan Turki Usmani. Sebelumnya, kota ini bernama Konstantinopel yang merupakan ibu kota dari Kekaisaran Bizantium.

Di bawah kepemimpinan Turki Usmani, Konstantinopel yang kemudian berubah nama menjadi Istanbul dibangun hingga menjadi salah satu pusat peradaban dunia. Kekuasaannya meliputi wilayah yang sangat luas, yakni Eropa Timur, Timur Tengah, hingga Afrika Utara. Di antaranya Peradaban Islam yg masih sangat menonjol dan menjadi bukti bagi dunia yaitu masjid-masjid megah yang dibangun Turki Usmani adalah Masjid Sultan Muhammad al-Fatih, Masjid Biru atau Masjid Sultan Ahmad, dan Masjid Raya Sulaiman. Dan Istana Tapkopi Palace merupakan kediaman resmi Sultan Ottoman Turki selama lebih 600 tahun. Tidak dapat dipungkuri Peradaban Islam begitu membekas hingga saat ini. Ibukota Turki merupakan Ankara, namun keindahan Kota Istanbul dengan jembatan bophorus semakin menghiasi keindahan Turki dan banyak non Muslim ikut mengungjungi dan juga ingin Tau mengenai Peradaban Islam disana.

PenulisĀ  adalah Alumni Universiti Sultan Zainal Abidin, Terengganu, Malaysia