Inhu, (Nadariau.com) – Dalam Rangka Sosialisasi Protokol Kesehatan di Era New Normal, Ratusan Pekerja Seni Musik Indragiri Hulu (Inhu) yang tersebar di Empat Belas (14) Kecamatan padati halaman kantor Bupati pada, Kamis 02/07/2020.
Tidak hanya Forum Pekerja Seni Musik Indragiri Hulu (FPSMI) yang hadir, terlihat seniman modern maupun tradisional, diantaranya seniman organ tunggal, reog, randai, dan kuda kepang juga ikut meramaikan acara sosialisasi New Normal tersebut.
Kegiatan pagi itu, diawali dengan jalan santai mengelilingi komplek perkantoran Bupati Inhu, dilanjutkan dengan senam pagi bersama di halaman kantor Bupati.
Selesai Senam bersama Bupati dan seluruh pejabat dan honorer dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu. FPSMI langsung diberikan kesempatan untuk tampil mensosialisasikan dan menyanyikan lagu-lagu ciptaan musisi terkait New Normal.
Suasana tampak semangkin memukau disaat para pekerja seni musik menampilkan lagu-lagu ciptaannya, bahkan Yopi Arianto yang merupakan orang nomor satu di Inhu juga ikut bernyanyi dan bergoyang menikmati lagu yang diiringi irama musik yang begitu merdu.
Selain Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) serta kepala Dinas dan anggota DPRD dan Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Inhu juga ikut bergoyang menikmati lantunan lagu yang dibawakan oleh Musisi.
Selain memberikan hiburan, para seniman juga turut menggalang dana dari para ASN yang ada lingkungan Pemkab Inhu. Bahkan Yopi juga ikut merogoh kantong pribadinya untuk disumbangkan kepada para seniman.
Sambil menikmati lagu Yopi Arianto menyampaikan sebuah inspirasi agar para musisi harus tetap bersemangat dan bisa mengambil hikmah terhadap pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia.
Saya juga orang Seniman, jadi apa yang saat ini dirasakan oleh para seniman semenjak pandemi Covid-19 saya juga ikut merasakannya. Tetapi dengan musibah ini kita harus bisa berfikir secara positif, selain itu kita juga harus lebih kreatif dan inovatif lagi untuk menunjukkan bahwa orang seniman itu adalah orang-orang yang memiliki Seni yang tidak bisa dinilai harganya oleh apapun.
Pandemi Covid-19 sangat dirasakan dampaknya oleh para seniman dan musisi. Selama kurang lebih empat bulan para seniman kehilangan mata pencarian kesulitan yang dirasakan oleh para seniman itu turut menyita perhatian Yopi Arianto.
Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Zuriadi mengatakan bahwa setidaknya dari anggota FPSMI yang hadir untuk mengikuti rangkaian acara sosialisasi lebih kurang sebanyak 250 orang dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Inhu.
Saya selaku ketua panitia pelaksana kegiatan mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Inhu H Yopi Arianto yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk tampil dihalaman kantor bupati dengan tema Sosialisasi Protokol Kesehatan di Era New Normal.
Setelah sekian lama kami tidak merindukan panggung hiburan, akhirnya dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penggalangan dana dihalaman kantor bupati semuanya sudah terobati meskipun Izin keramaian sampai hari ini belum ada kejelasannya, “ungkap Zuriadi dengan wajah gembira.
Alhamdulillah berkat kesempatan yang diberikan oleh Pak Yopi Arianto hari ini kami bisa berkumpul secara langsung sesama musisi se-Kabupaten Inhu. Mungkin kalau tidak ada kegiatan seperti ini kami tidak akan bisa berjumpa seperti hari ini.
Selanjutnya Zuriadi juga menjelaskan bahwa dari hasil penggalangan dana terkumpul lebih kurang sekitar 15.000.000 (Lima Belas Juta Rupiah).
“Hasil dari penggalangan dana akan kita bagi secara merata kepada seluruh anggota FPSMI yang hadir pada hari ini,” ungkapnya.
Zuriadi juga mengatakan bahwa kami dari FPSMI dalam waktu dekat akan menggelar acara sosialisasi Protokol Kesehatan di Era New Normal di Empat Belas Kecamatan yang ada di Kabupaten Inhu. Hal ini kami lakukan untuk membantu Pemkab Inhu didalam mensosialisasikan Protokol Kesehatan di Tengah-tengah Masyarakat.
Semoga pandemi covid-19 cepat berlalu agar kami bisa beraktivitas seperti biasanya. “Mengingat Maklumat Kapolri terkait larangan dan upaya pembubaran terhadap kerumunan terkait pencegahan penularan Covid-19 resmi dicabut. Kami berharap agar masalah izin keramaian dan resepsi pernikahan di Kabupaten Inhu juga ada kejelasannya, walaupun hanya setengah hari kami diberikan Izin untuk tampil dan harus menerapkan Protokol Kesehatan kami siap mematuhi Protokol Kesehatan tersebut, “Tutup Zuriadi.
Disisi lain, Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) dan juga Ketua Komisi I DPRD Inhu Daniel Eka Pradana mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Bupati Inhu terhadap musisi. Seperti yang kita ketahui, hampir empat bulan para musisi kehilangan mata pencarian karena pandemi Covid-19.
Daniel Eka Pradana menyampaikan bahwa sebagai wakil rakyat di DPRD Inhu, saya siap menampung aspirasi masyarakat Inhu dan saya juga akan mendukung kebijakan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.
Saya berharap pandemi Covid-19 ini cepat berlalu agar kita semuanya bisa beraktivitas seperti biasanya.
Daniel juga turut mengucapkan selamat HUT Bhayangkara Ke-74 Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semangkin Produktif.
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu Hendrizal, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu, Samsudin, Ketua Komisi III DPRD Inhu, Taufik Hendri, dan Ketua Komisi I DPRD Inhu, Daniel Eka Perdana dan seluruh Kepala Dinas, ASN dan Honorer dilingkungan Pemkab Inhu. (Rio)


