Bupati Rohul Vicon dengan Camat untuk Ketahui Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19

Rohul (Nadariau.com) – Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman, terus mengetahui perkembangan terkini penanganan penyebaran COVID 19 di Rohul melalui Vidio Confrence (Vicon).

Vicon digelar di aula rumah dinas Bupati Rohul Senin (11/5 /2020) pagi hingga tengah hari, bersama Kecamatan Rambah Hilir beserta 13 desa se-Rambah Hilir.

Kegiatan didampingi Kadis Kominfo Drs Yusmar MSi, Kadis Kesehatan dr Bambang, Kadisos P3A Sri Mulyati, Kadis Pendidikan dan Pemuda Olahraga Ibnu Ulya serta sejumlah prjabat Eselon II lainnya.

Dalam Vicon, Bupati Sukiman dialog langsung guna mengetahui perkembangan terkini di Kecamatan Rambah Hilir, baik terkait penanganan ODP maupun langkah yang dilakukan ke masyarakat terhadap himbauan dan larangan saat pandemi COVID 19, serta langkah yang dikakukan setiap Pemerintah desa di Rambah Hilir.

Camat Rambah Hilir Adi Irawan menjelaskan, terkait ODP yang di Rambah Hilir 99 orang, namun sudah selesai dipantau 403 orang sedangkan untuk PDP di Rambah Hilir nihil.

Adi Irawan menambahkan, langkah yang dilakukan sementara untuk mengantisipasi penyebaran COVID 19, yakni salah satunya turun langsung ke masyarakat dalam memberikan pemahaman yang jelas ke warga terkait COVID 19.

“Warga di Rambah Hilir banyak beranggapan bahwa ODP sudah terkena COVID 19. Pemahaman itu yang perlu kita jelaskan ke warga kami. Untuk menentukan positif tidaknya orang tergantung dari hasil Swab, dan bukan dari suhu tubuh yang meningkat serta lain lain. ini langkah utama yang kami yang dilakukan saat ini,” terangnya.

Kemudian pemahaman ke warga, pihak Kecamatan bersama Puskesmas yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu melakukan pemantauan serta pengecekan langsung ke Posko Kecamatan dan Posko pedesaan yang sudah berdiri,

“Kami sudah memiliki APD yang cukup, tetapi alat Rapid Test yang kami miliki saat ini sekitar 13 alat dan kita berharap ada penambahan dikarenakan supaya kami bisa lebih intens dalam penanganan Penyebaran Covid 19 ini khususnya di Rambah Hilir,” jelas Adi Irawan.

“Setiap desa sudah kami arahkan guna melakukan penyemprotan desinfektan ke tempat rumah Ibadah, tempat umum lainnya. Juga menyiapkan tempat mencuci tangan yang dilengkapi dengan sabun serta selalu mengingatkan kepada warga agar jangan panik serta selalu gunakan Masker saat keluar rumah,” ujarnya.

Setelah mendengarkan laporan dari Kecamatan Rambah Hilir terkait langkah penanganan penyebaran COVID 19 yang dilakukan, H Sukiman dalam Vucon berpesan ke masyarakat dan pihak Kecamatan, agar jangan sesekali mevonis seseorang terutama orang yang meninggal di tengah Pandemi COVID 19.

“Karena belum tentu orang yang meninggal disebabkan COVID 19, tapi bisa disebabkan penyakit lain atau juga hal hal lainnta. Saya berharap agar jangan ada sifat mevonis seseorang tersebut tanpa ada hasil yang jelas dari pihak yang bertanggung jawab,” ungkap Bupati lagi.

“Saya juga minta kepada gugus tugas Kecamatan agar tidak memasukkan jumlah orang yang meninggal tersebut yang tanpa hasil yang jelas ke dalam daftar ODP maupun PDP,” harapnya. (Adv/tra)