Selasa, Maret 17, 2026
BerandaHeadlinePlt Walikota Tanjungpinang Turun ke Lapangan Data Warga Penerima Covid-19

Plt Walikota Tanjungpinang Turun ke Lapangan Data Warga Penerima Covid-19

Tanjungpinang (Nadariau.com) – Saat ini, data calon Penerima Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bantuan Sosial (Bansos) warga terdampak COVID-19 telah dikantongi Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Namun, Pelaksana tugas (Plt) Walikota Tanjungpinang, Rahma, tidak langsung mentah-mentah menerima data tersebut. Rahma, melakukan pengecekan dengan cara langsung turun ke tengah warganya, untuk melihat apakah masih ada warga terdampak yang belum terdata, Selasa, (5/5/2020) pagi.

Lokasi yang dituju Rahma, antara lain Pelabuhan Bongkar Muat Sri Payung, Kilometer 6 dan Pelabuhan Bongkar Muat Pelantar II Tanjungpinang.

Temuan di lapangan ternyata benar. Rahma masih menemukan banyak warga terdampak, belum masuk pendataan yang dilakukan aparatur Lurah dan jajarannya ini. Sebagai besar warga yang belum terdata ini, adalah kelompok Buruh, Supir, Becak, dan penambang bot.

”Saya minta, kelompok warga yang belum terdata ini dimasukkan dalam calon penerima. Lurah dan jajaran tidak boleh membeda-bedakan calon penerima. Yang layak harus diberikan kesempatan untuk menerima bantuan sosial,” kata Rahma.

Dalam kegiatan pencarian warga terdampak yang belum dimasukkan sebagai calon penerima Bantuan sosial, Rahma ikut ditemani Lurah Kota Piring, Zulkifli Eko Purwanto.

“Semoga dengan pendataan ini, Lurah, Ketua kelompok, dan Instansi terkait bisa lebih berkoordinasi secara keseluruhan, dan dapat mengetahui anggota kelompoknya yang belum pernah terdata sama sekali dan termasuk diluar penerima PKH dan BLT, tetapi berhak menerima bantuan dampak terkait Covid-19,” tegasnya.

Jika di lapangan masih ada warga terdampak Covid-19 belum masuk pendataan, Rahma kembali menegaskan harus didata dan wajib didaftarkan. Diharapkan juga agar segera melapor ke RT/RW setempat untuk segera didata.

“Lurah, RT dan RW jangan pilih-pilih. Saya minta, warga terdampak yang layak menerima Bansos segera lapor ke RT dan RW agar didata. Nanti akan diakomodir dan diawasi langsung oleh Kelurahan. Semoga yang bekerja di pelabuhan ini dapat sembako gratis tersebut,” lanjut Rahma.

Lurah Melayu Kota Piring, Zulkifli Eko Purwanto, mengatakan, peninjauan kali ini, untuk melihat langsung kondisi di lapangan masih ada tidaknya warga yang belum mendapatkan bantuan terkait Covid-19.

“Sesuai intruksi dari Plt Walikota Tanjungpinang, Kelurahan akan kembali mendata keseluruhan warga yang terkait pekerja yang berada di wilayah Pelabuhan Sri Payung bedasarkan domisili sesuai administrasi kependudukan. Nanti akan dapat diketahui sudah terdata di RT/RW setempat atau belum, dan selanjutnya kita usulkan ke Disdagin Kota Tanjungpinang untuk ditindaklanjuti untuk disalurkan kepada yang belum menerima bantuan terkait dampak Covid-19 ini,” tutupnya. (rudi)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer