Sri Mengaku Tenang Saat PSBB Ada Mobile JKN

Pekanbaru (Nadariau.com) – Dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah setempat, BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru ikut mematuhi ketentuan tersebut dengan membatasi jam operasional kantor, yakni dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru juga meningkatkan protokol perlindungan diri terhadap peserta BPJS Kesehatan yang berkunjung ke kantor.

Sebelumnya penggunaan sarung tangan, masker, dan pemindaian suhu dilakukan kepada peserta, kini sudah disediakan kran pencuci tangan dengan sabunnya, hingga kubik sederhana yang diisi petugas BPJS Kesehatan dalam memberikan informasi atau layanan terbatas kepada peserta.

Pelayanan yang diberikan di kantor terbatas pada pelayanan bagi segmentasi penerima bantuan iuran (PBI) dan pelayanan pengaduan/keluhan yang membutuhkan penanganan segera.

Sri Basmawati (52) sebelumnya tidak mengetahui terkait pelayanan terbatas ini. Sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di daerah Labuh Baru Timur, Kota Pekanbaru ini pada Senin lalu mendatangi kantor BPJS Kesehatan dengan maksud mengurusi pecah Kartu Keluarga (KK).

Sesampainya di kantor, Sri diarahkan untuk menjalankan prosedur pemindaian suhu tubuh dan mencuci tangan terlebih dahulu lalu menerima informasi terkait pengurusan yang ia maksudkan sebelumnya.

“Setelah cuci tangan dan dicek suhu tubuhnya, Saya diarahkan ke petugas lain untuk menerima informasi yang saya butuhkan. Ternyata bisa dilakukan melalui Care Center 1500 400 atau bisa di menu pengaduan yang ada di aplikasi Mobile JKN. Saya sih pakai menu pengaduan di Mobile JKN saja,” terangnya.

Dari informasi tersebut juga Sri mengetahui bahwa tak hanya pengurusan pecah KK, melalui Mobile JKN atau Care Center 1500 400, kita bisa melakukan pendaftaran baru, menambah anggota baru, ubah kelas, ubah data seperti nomor induk kependudukan (NIK) sesuai KK, alamat yang sesuai KK, nama yang juga sesuai dengan KK, fasilitas kesehatan tingkat pertama, nomor telepon hingga alamat e-mail.

Selain itu juga petugas menerangkan ada fitur Voice Interactive JKN (Vika) dan Chat Interactive JKN (Chika) yang bisa diakses dari Facebook Messenger, Whatsapp, hingga Telegram. Sri senang, ternyata Chika pun bisa diakses di aplikasi yang biasa ia gunakan sehari-hari, Whatsapp.

“Jadi tenang sih, apalagi ada PSBB. Dengan berbagai kemudahan tadi, tinggal otak-atik handphone di rumah aja untuk mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan. Saya juga diyakinkan, bahwa pengaduan dan keluhan yang masuk langsung ditanggapi oleh kantor cabang bersangkutan. Dan baiknya kita memang tetap di rumah aja, hindari kerumunan-kerumunan,” pesannya.

Sri juga mengakui pelayanan yang diterimanya dari petugas sangat baik. Semua informasi diberikan memuaskan keingintahuannya dan kepeduliannya sebagai peserta BPJS Kesehatan. (ind)