Inhu (Nadariau.com) – Ditengah-tengah keresahan masyarakat terhadap pandemik covid-19, organisasi Harmony Volunteer tetap berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dengan cara memberikan masker kepada masyarakat di pasar tradisional Soegih Belilas pada, Jum’at (01/05/2020).
Kepada wartawan ketua Harmony Volunteer, Fernando Lam Rezeki Tambunan atau yang akrab disapa dengan nama Tulang mengatakan, kegiatan pemberian masker tersebut merupakan salah satu bentuk atau upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Inhu.
“Sasaran utama pemberian masker tersebut adalah pedagang dan masyarakat yang berada di sekitaran Pasar Tradisional Soegih Belilas. Saya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa untuk mencegah penularan covid-19,” ungkap Tulang.
Selanjutnya Tulang juga mengatakan bahwa sebelumnya Harmony Volunteer juga sudah memberikan bantuan paket sembako sebanyak 6 paket kepada pedagang kecil yang terdampak akibat dari pandemik covid-19.
Saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Inhu khususnya dan masyarakat provinsi Riau umunya untuk tetap selalu waspada terhadap wabah covid-19.
“Saya juga berharap agar masyarakat untuk mengindahkan Intruksi Pemerintahan agar tidak membuat sebuah acara yang melibatkan orang banyak, jauhi tempat kerumunan dan keramaian, selalu jaga kebersihan dan lingkungan, serta selalu mencuci tangan setiap selesai beraktivitas. Kurangi kegiatan diluar rumah jika tidak ada kepentingan, dilarang keluar dan berkumpul disaat malam hari, serta tetap jaga kondisi kesehatan dan kekebalan tubuh dengan cara mengkonsumsi makanan dan minuman yang Bergizi,” harapnya.
“InsyaAllah dalam waktu dekat kita akan memberikan bantuan yang berbentuk buku, pakaian, makanan dan uang kepada anak yatim dan anak-anak yang kurang mampu, pada saat ini masih proses penggalangan dana,” ungkap tulang.
Disisi lain Tulang juga menjelaskan bahwa Harmony Volunteer awalnya merupakan kumpulan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Lembaga Dakwah Kampus (Rohis).
Dari kumpulan Mahasiswa tersebut kami berinisiatif untuk membuat sebuah organisasi bernama Harmony Volunteer dengan tujuan untuk menjadi sebuah organisasi yang bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak.
Harmony Volunteer didirikan jauh sebelum pandemik covid-19, hanya saja diresmikan pada Jum’at 03 April 2020 dengan jumlah anggota sebanyak 17 orang.
“Semoga dengan berdirinya organisasi Harmony Volunteer ditengah-tengah masyarakat bisa bermanfaat dan berguna untuk orang banyak.”tutup Tulang
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Program atau Perencanaan Raja Vera Armita mengatakan bahwa masker tersebut kita berikan kepada masyarakat sebanyak 200 pcs.
Bantuan yang kita salurkan kepada masyarakat tersebut merupakan hasil dari donasi yang diberikan oleh anggota Harmony dan donatur yang sudah berpartisipasi untuk kegiatan Harmony Volunteer.
“Saya mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh donatur yang sudah memberikan bantuan kepada kami yang kemudian kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.”ungkap Vera.
Selanjutnya Vera juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki rezeki lebih dan mau berpartisipasi untuk mensukseskan kegiatan yang akan kami lakukan kepada masyarakat bisa menghubungi ke nomor handphone atau WA saya 082384579458. (rio)


