Jamaah Masjid Nurul Huda Tolak Radikalisme dan Terorisme

Pekanbaru (Nadariau.com) – Paham radikalisme yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini cukup mengkhawatirkan masyarkat, bangsa dan negara. Pasalnya apa bila tidak dicegah sedini mungkin bukan tak mungkin berujung menjadi terorisme.

Untuk itu, agar paham radikal ini tidak berkembang dimasyarakat, perlu kewaspadaan dari seluruh komponen masyarakat di Riau. Hal ini lah di tunjukkan oleh sekelompok masyarakat Pekanbaru yang tergabung dalam Jamaah Masjid Nurul Huda Tenayan Raya.

“Dimana, kami menolak paham radikal dan terorisme dilingkungan setempat,” kata Ketua Masjid Nurul Huda, Aulia Huddin, Jumat (24/4/2020).

Menurut Aulia, paham radikal itu perlu dicegah agar tidak ada perpecahan ditengah masyarakat. Sebab, apabila dibiarkan berkembang, tentunya paham tersebut bisa menjadi bibit terorisme.

Karena masyarakat biasanya akan menelan mentah-mentah informasi berkembang tanpa menyaring kembali apa yang didengar.

Oleh sebab itu, paham radikalisme ini akan menjadi PR kita bersama, agar masyarakat, pemerintah dan pihak keamanan saling bersinergi dalam mencegah paham tersebut.

Aulia mengaku, selama ini, jemaah masjid selalu berkomunikasi dengan pemerintah maupun pihak keamanan. Apa bila ada yang mencerugakan, ia langsung menginformasikankan kepada pihak terkait.

“Selama ini kami lihat, informasi radikalisme banyak beredar melalui jaringan media sosial. Nah ini lah yang menjadi tugas berat kita bersama, agar masyarakat tidak terpedaya dan terpapar radikalisme,” jelas Aulia. (olo)