Rohil (Nadariau.com) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hiir (Rohil akan memusatkan tiga program prioritas untuk tahun 2020-2021. Tiga Program ini yaitu, program bidang Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan.
Bupati Rohil H Suyatno Amp mengatakan, program pembangunan Infrastruktur, pendidikan dan kesehatan termasuk juga sumber daya manusia yang tidak bisa kita pungkiri bersama, kita telah tertinggal dengan daerah lain.
“Sehingga kita menjadikan tiga prgram itu menjadi skala prioritas dalam menyusun program Pembangunan tahun 2021” kata Suyatno
Menurut H Suyatno Amp untuk meningkatkan perekonomian dan SDM serta kesehatan masyarakat, ketiga arah program ini harus betul betul menjadi prioritas bersama bagi seluruh para pemangku jabatan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.
“Saya berharap ingin ada program pendidikan bagaimana swakelola di seluruh kecamatan kita jangan sampe tidak memadai,” katanya.
Dibidang kesehatan juga begitu, kesehatan harus bekerja bagaimana memberikan latihan untuk bisa bekerja lebih dengan meningkatkan kompetensi para medis seperti dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.
Sedangkan di bidang pembangunan infrastruktur, orang nomor satu di Negeri Seribu Kubah ini menekankan dinas PUTR, Perkim dan perhubungan mampu merancang program-program pembangunan membuka akses jalan menuju kabupaten yang menjadi prioritas utama serta berkualitas.
“Jalan-jalan penghubung antar kecamatan ke kabupaten ini nantinya akan memudahkan masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian dan aktifitas sehari hari bagi seluruh warga nantinya,” katanya.

Dia menjelaskan contohnya jalan dari Simpang Kanan menuju ke jalan lintas, jalan dari Pujud ke jalan lintas, jalan dari Simpang Kanan ke Bagan Batu, jalan dari Bangko Pusako ke jalan lintas, jalan dari Kubu ke jalan lintas dan jalan di Pekaitan ke jalan lintas.
“Sehingga minimal jalan antar kecamatan sudah lancar. Sehingga kita akan lebih fokus ke jalan lain dan juga jembatan,” lanjutnya.
Terkait program ke tiga yaitu bidang Pendidikan, dalam pandangan bupati yang disampaikan pada musrembang menjelaskan pada zaman teknologi serba digital ini masyarakat dituntut harus mampu mengikutinya.
Untuk itu Pemkab harus melakukan terobosan baru bagi dunia pendidikan kita, tentunya harus dimulai dari sistim belajar mengajar, sepeti peningkatan tenaga pengajar atau guru yang memiliki sertifikat kompetensi yang layak serta didukung dengan sarana dan prasarana yang cukup.
“Program diatas bisa kita capai dengan usaha dan kemauan yang tinggi, dari seluruh pihak. engan menerapkan sistim pemerintahan yang baik (good Government) serta bersih dari KKN,” ucap Suyatno. (Adv/sd)


