Secuil Sentilan Untuk Tindakan DPRD Riau Yang Menggarkan APBD Puluhan Miliar Hanya Untuk Mobil Dinas

Kepala Dinas Keagamaan BEM FH UIR, Abdullah Riadi

Penulis: Sekjen Himpunan Mahasiswa Rohul, Abdullah Riadi.

EDITOR: Andika Wiranata

Pekanbanbaru (Nadariau.com) – Teganya kau menari di atas Tangisanku. Kau permainkan ku sesuka Hatimu, (Sebuah lagu yg dinyayikan Oleh Nirwana Band). Yaaa, lirik lagu ini sepertinya sangat cocok untuk menggambarkan tindakan Pimpina Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau saat ini.

Saat begitu masih banyaknya pengangguran di Riau, angka putus sekolah di Riau, dan jumlah penduduk miskin di Riau, eehhh, tau-taunya Pimpinan DPRD Riau malah berniat enak-enakan dan hura-huraan untuk menggunakan fasilitas APBD Riau demi melancarkan nafsu duniawinya untuk bermewah-mewahan dengan menganggarkan mobil dinas mewah untuk pimpinanya hampir mencapai Puluhan Miliar Rupiah. Padahal kalau kita mengacu kepada (Permendagri No. 13 tahun 2006) APBD itu merupakan rencana keuangan tahunan daerah yang dibahas dan disetujui oleh pimpinan daerah bersama DPRD.

Mengingat masih begitu banyaknya pengangguran, kemiskinan, angka putus sekolah, mahalnya mendapatkan kesehatan, dan bahka sulitnya mencari pekerjaan di Riau saat ini seharusnya dan sepatutnya APBD itu digunakan untuk menciptakan dan melaksanakan Program-program dan kegiatan-kegiatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakan, dan meningkatkan pelayanan umum agar manfaat dari APBD ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Riau.

Tindakan penganggaran mobil dinas mewah untuk pimpinan DPRD Riau ini yang hampir mencapai Puluhan Miliar Rupiah ini yakni lebih kurang sebesar 10 Miliar menunjukkan adanya keserakahan dan ketidak mampuan DPRD tersebut untuk memahami makna dari sila Ke-2 Pancasila “Kemanusiaan yang adil dan Beradab”.

Bagaimana mungkin mereka (Pimpinan DPRD) tersebut bisa dikatakan beradab di saat masih begitu banyaknya rakyat miskin dan kelaparan di Riau. Eeeehhh, tau-taunya Para Wakil Rakyatnya malah berniat untuk hura-hura dan bermewah-mewahan menggunakan uang rakyat. Tak pantas mereka dikatakan beradab, apalagi untuk adil, sangat jauh tindakan mereka dari nilai-nilai keadilan.

Benar yang di katakan oleh Maulana Syaifurrasyid (Gubernur mahasiswa FH UIR), bahwa pengadaan mobil dinas pimpinan DPRD Riau ini yang hampir mencapai Puluhan Miliar Rupiah, memberikan kesan bahwa pejabat eksekutif dan legislatif di Riau hanya menghambur-hamburkan uang rakyat untuk kenikmatan duniawinya dan mempertontonkan kemewahan di atas penderitaan masyarakatnya.

Speak kendaraan dinas untuk pimpinan dewan yang termuat dalam Laman Sirup. Lkpp.go.id itu, disebutkan, pagu anggaran Jeep Wreangler untuk ketua DPRD Riau bermesin 4500 cc A/T senilai Rp 2,6 Miliar dan untuk masing-masing wakil ketua yakni Jeep Wrangler bermesin 3000 cc A/T Total pagu anggaran sebesar Rp 4,5 Miliar. Selain itu juga di anggarkan 2 minibus untuk Komisi DPRD Riau tersebut.