Padi Tak Bisa Panen Akibat Terendam Luapan Air Danau Singkarak

Solok (Nadariau.com) – Intensitas hujan yang begitu tinggi dalam sepekan terakhir ini memicu berbagai musibah di Sumatera Barat seperti longsor dan banjir.

Tak ketinggalan masyarakat di Salingka Danau Singkarak juga mengalami musibah luapan air danau yang meluap ke sawah mereka.

Salah satu nagari yang dipantau bertuahpos.com adalah nagari Muaro Pingai kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok Sumatera Barat terdapat puluhan sawah masyarakat yang tergenang akibat luapan air Danau Singkarak. Baik yang sedang mekar atau siap panen juga selesai panen.

Akibatnya petani setempat merugi.Salah seorang pemilik Sawah Gadis didampingi anaknya Robi di Jorong Guci II menjelaskan, sawahnya yang ditanami padi kini tak bisa dipanen lagi karena terendam luapan air Danau.

”Kondisi ini sering kami alami jika intensitas hujan cukup tinggi yang mengakibatkan luapan air Danau ke sawah kami,“ katanya.

Hal senada juga disampaikan pemilik Sawah di Toboh Jorong Guci IV Raunis bahwa sawah miliknya kini terendam luapan air Danau yang ditanami padi serta cabai rawit,”ya karena sudah terendam kami tak bisa panen lagi,“ katanya.

Begitu juga sawah Toyok di Tanjungan jorong Guci II yang berisi tanaman bawang merah juga ikut terendam luapan air Danau, “bila air menggenang saya terpaksa memakai mesin sedot untuk membuang air keluar, karena sayang bawang saya sudah hampir panen, “keluhnya Pantauan bertuahpos.com hampir saluruh sawah yang berada di pinggir Danau Singkarak di nagari itu terendam dan kerugian masyarakat belum bisa di taksir. (bpc/nrc)