Koramil 15/Kuala Kampar Kodim 0313/Kpr Ikuti Penyuluhan Hukum Dari Kumdam I/Bukit Barisan

Pelalawan – Seluruh personel Koramil 15/Kuala Kampar dan jajaran Koramil yang dibawah Kodim 0313/Kpr, PNS, Persit beserta perwakilan Batalyon Infanteri 132/BS mengikuti Penyuluhan Hukum dari Kumdam I/Bukit Barisan yang diselenggarakan di Aula Makodim 0313/Kpr Jln. Jend Sudirman Bangkinang Kabupaten Kampar – Riau, (30/10/2019).

Acara dibuka oleh Kasdim 0313/Kpr May Inf Gunawan Nurbatin, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Penyuluhan Hukum dan menekankan kepada seluruh Prajurit, PNS dan Persit agar dapat menyimak dan memperhatikan untuk mencegah dan meminimalisir pelanggaran hukum.

Materi Penyuluhan Hukum disampaikan oleh Ketua Tim Letkol Chk Drs J Marpaung SH MH Kalak Dukbankum Kumdam I/BB didampingi Mayor Chk Zulfadli SH Pakumrem 031/WB.

Adapun materi hukum yang disampaikan berupa Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta ancaman hukumnya, THTI/Disersi dan proses penyelesaian perkara, UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT dan ketentuan hukumnya, Perbuatan Prajurit yang dapat mengakibatkan pemecatan, serta terakhir
UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Letkol Chk Drs J Marpaung SH MH menyampaikan Pasal yang dapat dikenakan dalam penyalahgunaan UU ITE adalah Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Penghinaan /Pencemaran nama baik atau fitnah terhadap individu/pribadi.

Pasal 45 A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) rasa permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap golongan.

“Prajurit, PNS dan Persit harus bijak dalam penggunaan medsos, jangan langsung percaya terhadap semua informasi yang beredar melalui broadcast WA, IG, FB, TLG dll sebelum menemukan informasi pembanding melalui Media yang kredibel”.

Mayor Chk Zulfadli SH Pakumrem 031/WB menekankan kepada Prajurit dan Persit Yonif 132/BS agar selalu berhati-hati dalam kehidupan di lingkungan asrama Batalyon, karena pada saat ini sebahian besar personel sedang melakukan tugas Operasi di perbatasan Atambua RI-RDTL, Ketua Persit agar dapat membina anggotanya untuk rajin beribadah dan mendoakan para suaminya.

Pakumrem 031/WB juga menjelaskan beberapa contoh kasus penyelesaian perkara yang menyangkut perceraian, narkoba dan warisan tanah.

Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab dari seluruh peserta yang hadir kepada Tim Penyuluhan Hukum. (Rilis)