Minggu, Maret 8, 2026
BerandaHeadlineDiduga PKS PT Era Sawita Cemari Sungai Muara Kuku Rohul

Diduga PKS PT Era Sawita Cemari Sungai Muara Kuku Rohul

Rohul (Nadariau.com) – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Era Sawita yang berada di Desa Kepenuhan Barat Mulya Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul, diduga telah mencemari Sungai Muara Kuku.

Akibatnya ratusan ikan mati dan sempoyongan disepanjang aliran sungai. Kejadian pencemaran ini diketahui oleh masyarakat pada hari Kamis (25/07/2019) pagi, sekitar pukul 6:30 Wib. Diduga berasal dari PKS PT Era Sawita yang beroperasi dihulu Sungai Muara Kuku.

Atas kejadian tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Nizammuddin Zulkifli, langsung melaporkannya kejadian tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Rohul. Karena pondok pasentren ini berada dialiran Sungai Muara Kuku.

Menyikapi laporan masyarakat tersebut, tim dari DLH lansung turun kelokasi pencemaran limbah yang terjadi di sungai, yang disaksikan oleh masyarakat dan pihak perusahaan.

Dari lokasi terbukti terlihat ratusan ikan mati dan sempoyongan diduga akibat terkena limbah PKS PT Era Sawita yang mengalir ke sungai.

Pimpinan Pondok Pesantren Nizammuddin Zulkifli mengatakan, kejadian limbah PT Era Sawita di sungai bukan pertama kali terjadi.

“Namun kejadiannya sudah tiga kali. Untuk itu dirinya selaku masyarakat dan juga pimpinan Ponpes minta DLH menindak tegas perusahaan sesuai aturan,” tegas Zulkifli.

Apa lagi akibat limbah tersebut telah merusak ekosistem air yang menyebabkan ikan mati. Kemudian warna air berubah menjadi kecoklatan.

Sehingga tidak lagi bisa dimamfaatkan anak – anak pesantren dan juga masyarakat yang tinggal di Ponpes. Baik untuk mandi, mencuci, dan berbagai kegiatan lainnya disungai.

“Dengan kejadian tersebut tentunya masyarakat yang menjadi korban termasuk ekositem air. Seharusnya keberadaan dan kehadiran perusahaan di Rohul memberikan mamfaat bagi masyarakat bukan malah sebaliknya merugikan masyarakat,” tutur Zulkifli.

Kasi Pengaduan DLH Rohul Adriyadi menjelaskan, untuk saat ini pihaknya belum bisa memastikan kejadian ikan mati dan sempoyongan di sungai muara kuku akibat limbah PKS PT Era Sawita.

Sebab untuk memastikan penyebnya, pihaknya harus menunggu hasil laboratoriun sekitar 14 hari kedepan. Apakah asal limbah dari limbah PKS atau dari tumpukan tangkos disamping PKS yang mengalir ke sungai. Nanti akan kita buktikan,” kata Afriyadi.

Sementara Pimpinan PKS PT Era Sawita Jusmadi mengaku, bahwa pencemaran di Sungai Muara Kuku Berasal dari PKS PT Era Sawita. Namun bukan limbah dari kolam limbah atau kolam Ipal PKS.

Melainkan dari tumpukan tangkos TBS kelapa sawit disamping PKS yang terbakar. Kemudian terjadi hujan lebat sehingga air tongkos mengalir ke sungai.

Atas kejadian tersebut selaku pimpinan PKS PT Era Sawita, meminta maaf kepada masyarakat yang terkena dampak limbah PKS.

“Terutama untuk masyarakat yang berada dilingkungan Ponpes Nizammuddin. Karena kejadian tersebut tidak ada faktor kesengajaan melainkan faktor alam akibat hujan deras. Sehingga air tangkos mengalir ke sungai,” kata Jusmadi. (Tra)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer