Jumat, Januari 30, 2026
BerandaHeadlineKabupaten Kampar jadi Objek Penelitian Sistem Pemerintahan Desa Indonesia-Malaysia

Kabupaten Kampar jadi Objek Penelitian Sistem Pemerintahan Desa Indonesia-Malaysia

Kampar (Nadariau.com) – Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dipilih menjadi objek penelitian join research kerjasama antara Universitas Islam Riau (UIR) dengan Universitas Utara Malaysia (UUM) untuk perbandingan sistem pemerintahan desa antar Indonesia dan Malaysia.

Dalam penelitian ini, tim peneliti dari UIR dan UUM melakukan wawancara langsung dengan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kampar Yusri, Sekretaris Dinas PMD Roni Tri Sahputra, Kepala Dinas Pendidikan M Yasir, Kepala Bagian Pemerintahan Refizal, serta sejumlah kepala desa, Kamis (20/6/2019) kemarin.

Tim peneliti dari UIR di antaranya Prof Dr Yusri Munaf, Syafhendry, Ramyunia dan Ranggi Edi F. Sedangkan dari UUM yakni Dr Salahuddin Ismail dan Zaharuddin Othman.

Wawancara itu fokus pada sistem pemerintahan desa, struktur pemerintahan desa dan proses serta prusedur pemilihan kepala desa yang ada di Kabupaten Kampar.

Kepada tim peneliti UIR dan UUM, Sekdakab Kampar Yusri memaparkan tentang sistem pemerintahan desa yang awalnya mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 1975.

Yang mana, struktur pemerintahan desa berawal dari adat. Tokoh adat diberi kewenangan mengatur sistem pemerintahan di desa sebelum terbitnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa.

Saat ini, terang Yusri, seluruh desa di wilayah Kabupaten Kampar mendapat bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp300 hingga Rp600 juta ditambah lagi dengan bantuan keuangan dari propinsi sehingga total anggaran desa mencapai Rp1 miliar per tahunnya.

“Sebenarnya tidak ada lagi desa yang miskin karena telah mendapatkan bantuan keuangan yang besar,” ujarnya.

Terkait pengelolaan dana desa, Yusri mengatakan bahwa dana yang masuk harus dikelola oleh sumber daya manusia yang mempuni dengan manajemen pengelola keuangan desa yang baik.

“Untuk itu pemerintah telah melakukan berbagai pelatihan, dan diperlukan keterlibatan pihak universitas sebagai pemeberi saran dan solusi,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD Kampar Roni Tri Sahputra memaparkan tentang struktur pemerintahan desa dan proses serta prosedur pemilihan kepala desa yang diterapkan di Kabupaten Kampar.

Setelah melakukan wawancara, tim peneliti UIR dan UUM akan langsung turun ke desa-desa yang ada di Kabupaten Kampar untuk mendapatkan data-data dan dokumentasi di lapangan. Hasil dari penelitian ini nantinya akan dibuat sebuah buku. (dw)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer