23 Peserta OSN SMA Diberi Pembinaan Intensif Sebelum Ikuti Lomba di Sulut

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sebelum mengikuti Olimpiade Sains Tingkat Nasional di Manado Sulawesi Utara tanggal 1Juli hingga 6 Juli mendatang, peserta yang mewakili Provinsi Riau terlebih dahulu di gembleng dengan pembinaan intensif dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Tak tanggung tanggung, pembinaan yang berlangsung selama 5 hari ini mendatangkan nara sumber dari Jakarta yakni Indonesia-OSN.com.

Penanggung jawab OSN SMA Disdik Riau H. Ridwan mengatakan pembinaan ini dilakukan guna memperoleh hasil yang maksimal di OSN SMA tingkat nasional di Manado.

Pembinaan yang selama 5 hari ini bertujuan untuk membahas,mengevaluasi soal dan kisi kisi OSN sehingga peserta OSN paham, mengerti dalam menjawab soal dengan cepat dan tepat.

Pembahasan pembinaan ini, tidak hanya terfokus dari teori saja namun juga praktek. Sebab, di OSN seperi bidang kebumian, fisika, kimia dan biologi juga ada ujian prakteknya.

“Jumlah peserta yang mewakili Riau di OSN SMA tahun ini ada 23 orang.Dari jumlah tersebut, 22 peserta dari Kota Pekanbaru dan hanya 1 peserta dari Siak,” kata Ridwan usai pembukaan Pembinaan OSN SMA, di Hotel New Holliwood Pekanbaru, Senin (17/06/2019).

Pembinaan yang dilakukan Disdik, kata Ridwan, sifatnya hanya memperkuat pembinaan yang sudah dilakukan oleh sekolah. Biasanya, sekolah telah mempersiapkan anak didiknya untuk berlaga di OSN tingkat nasional.

“Saya yakin ada sekolah terlebih dahulu melaksanakan pembinaan untuk siswanya. Pembinaan yang kita lakukan ya, sifatnya memperkuat, menambah dan mengulang pembahasan soal dan kisi kisi OSN,” ujar Ridwan.

Adapun peserta OSN SMA yang mewakili Riau di dominasi MAN 2 Pekanbaru dengan mengirimkan 10 siswanya yakni Muhammad Gemal (fisika) Vina Ermalinda (kimia), Annisa Maida F (kimia, Yusuf Ilham (komputer) M Naufal Athaullah (astronomi) Neisa Hibatillah Alif (astronomi) Dewita Angelina ( ekonomi) Ghaly Yana Putra (kebumian) Sultan Aflahuddin (geografi) dan Beauty Deannisa Yondra Dwita (geografi).

Disusul SMA Dharma Yudha Pekanbaru atas nama Jonathan Kwok (matematika), Derrick Anthony (kimia), Florientiana Yuwono (ekonomi), dan Lione Annabella (kebumian), siswa SMAN 8 Pekanbaru atas nama Fredy Lawrence (matematika), Fadhil Aldito Putra (komputer) dan Ester Dwi Sabtu (ekonomi).

Siswa SMAN Plus Provinsi Riau atas nama Ummi Kalsum (kebumian) Bakhtiar Fikri Patria (geografi), dan Muhammad Radithya (geografi), siswa SMAN 5 Alvin Suhendra (astronomi) MAN 1 Pekanbaru atas nama Muhammad Dzikril Hakim (biologi) dan terakhir siswa MAN Insan Cendikia Siak atas nama Ihsan Muhammad Fauzan (fisika). (ind)