Sekda Kampar Tekankan Sanksi Bagi ASN Menambah Hari Libur, Begini Tanggapan Ketua DPRD :

Kampar (Nadariau.com) – Sekda Kampar Drs Yusri Msi menekankan sanksi bagi Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang menambah hari libur.

Sesuai imbauan Menteri PANRB Nomor B/26/M.SM.00.01/2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian dan pejabat yang berwenang diminta untuk melakukan pemantauan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS sesudah cuti bersama Lebaran yang jatuh pada Senin 10 Juni 2019.

“Kita sudah melakukan pemantauan tadi pagi saat apel, ASN yang hadir mencapai 95 persen,” ungkap Drs Yusri Msi, kepada wartawan tanggal 10 Juni 2019, di rumah dinas Jalan Tuanku Tambusai Bangkinang.

Namun jika ASN mengabaikan dan memilih tidak masuk kerja, mereka akan diberikan sanksi sesuai ketentuan.

“Bagi mereka yang mengabaikan juga akan diberikan sanksi potong TPP selama sebulan,” ulasnya lagi.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri SAg di hari yang sama, di kediamannya Jalan Jendral Sudirman, Bangkinang, meminta setiap pimpinan yang ada di OPD mendata agar mendata staf-staf dan bawahannya.

“Mana yang tidak hadir itu dicatat. Makanya untuk menerapkan aturan itu dibutuhkan juga keseriusan setiap pimpinan-pimpinan yang ada,” tangkas Fikri. (DW)