FPTI Riau Minta Atlet Tetap Latihan Untuk Persiapan TC Porwil 2019 di Bengkulu

Pekanbaru (Nadariau.com) – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Riau telah menetapkan 16 atlet yang akan diturunkan pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera 2019 di Bengkulu.

Seiring dengan penetapan tersebut, FPTI Riau meminta atlet agar tetap berlatih di masing-masing Kabupaten/Kota.

Ketua Harian FPTI Riau, Yudhi mengatakan, bahwa atlet-atlet panjat tebing Riau yang akan diturunkan pada Porwil 2019 nanti sudah ditetapkan. Ada 16 atlet yang nama dan nomornya sudah ditetapkan.

“Enam belas atlet yang sudah kita tetapkan masih tetap latihan di masing-masing Kabupaten/Kota. Karena saat ini atlet belum di training centre (TC) untuk persiapan Porwil. Jadi, kita kembalikan dulu ke Kabupaten/Kota masing-masing untuk tetap latihan disana,” jelasnya, Jumat (31/05/2019).

Rencananya setelah lebaran Idul Fitri nanti pihaknya akan laksanakan TC untuk Porwil, hanya saja dilaksanakan tidak Kota Pekanbaru.

“Kita rencanakan setelah lebaran nanti, namun tc kita lakukan tidak di Pekanbaru. Karena, venue panjat tebing eks PON tahun 2012 lalu sudah tidak memadai dan harus dilakukan perbaikan,” ungkapnya.

“Diperkirakan, untuk TC akan dilaksanakan di Kabupaten Kampar atau Indragiri Hulu,” katanya.

Untuk TC nanti kata Yudhi yang ikut hanyalah atlet inti. “Atlet yang juga sudah memiliki prestasi diberbagai kejuaraan,” imbuhnya

“Dan mereka juga diandalkan untuk mempertahankan prestasi di Porwil 2019 ini. Dimana, mereka berhasil meraih 4 medali emas, 5 perak dan 7 perunggu,” sebutnya.

Ditambahkannya juga, bahwa pada Porwil 2019 di Bengkulu nanti, cabang olahraga panjat tebing ditargetkan KONI Riau untuk meraih 4 medali emas. Menurutnya, target 4 emas yang diminta KoNi ini memang agak berat.

“Hal ini mengingat, bahwa nomor-nomor yang berprestasi di Porwil tahun 2015 lalu tidak lagi dipertandingkan pada Porwil tahun ini. Diantaranya nomor boulder mix putra/putri dan nomor speed classic,” pungkasnya. (dan)