Perseteruan Rusia-Ukraina Makin Memanas

Ukraina (Nadariau.com) – Perseteruan antara Rusia-Ukraina semakin memanas. Hal ini disebabkan setelah bentrok kapal militer di pantai Crimea beberapa waktu lalu.

Otoritas Ukraina kini melarang masuk semua pria Rusia berusia 16 hingga 60 tahun, sebagai upaya Kiev untuk mencegah Moskow membentuk tentara swasta di tanah Ukraina.

Larangan diberlakukan setelah Ukraina menerapkan Undang-Undang Darurat Militer sebagai respons atas penangkapan tiga kapal dan para tentara Kiev oleh pasukan Moskow di pantai Crimea hari Minggu lalu.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko, mengacu pada penangkapan tiga kapal militer Kiev, aneksasi Crimea oleh Rusia tahun 2014 dan dukungan Moskow kepada pemberontak separatis di Ukraina timur, mengatakan melarang orang-orang Rusia penting untuk menghentikan invasi skala penuh.

“Ini adalah langkah-langkah untuk memblokir Federasi Rusia dari pembentukan detasemen tentara swasta di sini, yang sebenarnya adalah perwakilan dari Angkatan Bersenjata Federasi Rusia,” kata Poroshenko, seperti dikutip Reuters, Sabtu (1/12/2018).

“Dan tidak memungkinkan mereka untuk melakukan operasi yang mereka coba lakukan pada tahun 2014,” imbuh dia.

Poroshenko juga mengumumkan larangan itu melalui Twitter. Dalam pengumuman tersebut, Kiev hanya hanya mengizinkan wanita dan anak-anak Rusia mengunjungi negara itu.

Kendati demikian, ada laporan bahwa sejumlah wanita juga ditolak masuk di wilayah perbatasan.

Sehubungan dengan hal tersebut, pihak Moskow mengutuk langkah permusuhan baru oleh pihak berwenang Kiev. (sindonews/nrc)