Hippemarki Mubes ke X, Reza Bayuna Jadi Formatur Terpilih

Laporan wartawan nadariau.com:

Dikha Wiranata

Pekanbaru (nadariau.com)-Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kampar Kiri (Hippemarki) menaja musyawarah besar yang ke X, Minggu (25/11/2018).

Ironisnya, di Mubes kali ini menjadi sejarah, organisasi paguyuban itu terpecah (dualisme).

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Mubes ke X, Sipenbella. “Sempat ricuh antar sesama peserta, namun kita berinisiatif dan memindahkan rapat ke Mess Ikatan Pelajar Mahasiswa Kampar (IPMK) Pekanbaru”, ujarnya.

Pleno 1 sampai pleno 3 dilangsungkan di Taman Budaya Provinsi Riau, Jalan Jend Sudirman, Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Nah, untuk Pleno 4 situasi sudah tidak kondusif. Karena banyaknya massa yang tidak memenuhi tata tertib persidangan, maka dari itu atas komunikasi dengan senior dan ua Demisioner hippemarki Mubes diahlihkan ke Asrama mahasiswa kampar”, tambahnya.

Padahal acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Dewan Pembina (Hippemarki), Romi Setiawan, M.IP.

Terlebih lagi sesepu organisasi yang sudah lebih dulu berkecimpung juga hadir yakni, Repol, S. Ag, Suherman, Bobi Libra, M.Si, Ade Minur, Eko Sutrisno, S. Sos, M. Rafi, M.Si, Muzi M. Pd, dan senior-senior lainnya.

Di sisi lain, Presma (IPMK) Pekanbaru, Octeza mengatakan asrama mahasiswa Kampar terbuka untuk rekan-rekan (Hippemarki). “Kami Fasilitasi kok kehadiran kawan-kawan,” cetusnya.

Mubes Hippemarki ke X itu kini menetapkan Suadara Reza Bayuna dan Alek Sandra sebagai Ketua umum dan Wakil Ketua (Hippemarki)periode 2018-2020.

Sebagai formatur terpilih, Reza Bayuna bertekad akan merangkul seluruh mahasiswa Serantau Kampar Kiri sesuai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Yang terpenting bagaimana menyatukan visi dan misi mahasiswa, memperjuangkan pembangunan dan terus menyatukan Rantau Kampar Kiri, Siak Hulu menjadi daerah otonom baru untuk Kabupaten Gunung Sahilan Darusalam kelak”, tutupnya.