Rabu, Maret 11, 2026
BerandaHeadlineBanjir Hingga 1,5 Meter, Tiga Daerah di Inhu Tergenang Air

Banjir Hingga 1,5 Meter, Tiga Daerah di Inhu Tergenang Air

Inhu (Nadariau.com) – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus meluas. Air yang menggenangi pemukiman warga hingga areal persawahan dan perkebunan milik warga semakin parah, terutama warga yang berdomisili di Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri.

Dari 14 kecamatan di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), ada 3 kecamatan yang berada di DAS Indragiri yang terdampak banjir cukup parah, sehingga harus di evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Ketiga kecamatan itu, Kecamatan Rengat Barat, Kecamatan Rengat dan Kecamatan Kuala Cenaku.

Di tiga kecamatan tersebut, ada tiga desa dari masing-masing kecamatan yang terdampak banjir hingga kedalaman 1,5 meter.

Tiga desa itu, antara lain Desa Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat, Desa Rantau Mapesai, Kecamatan Rengat serta Desa Tambak dan Desa Pulau Gelang, Kecamatan Kuala Cenaku.

Yang mana, keempat desa itu berada di kawasan DAS Indragiri, yang rentan terpapar banjir bila debit air Sungai Indragiri naik.

Wilayah di empat desa itu termasuk dataran rendah dan berada di kawasan DAS Indragiri. Hingga hari ke tujuh debit air Sungai Indragiri terus meluap dan intensitas curah hujan juga meninggi.

“Sehingga ketinggian air dipemukiman warga mencapai 100 -150 centimeter,” kata Dandim 0302/Inhu Letkol ARH Hendra Roza SIP melalui Danramil 01/Rengat Kapten Inf Legimin, Selasa 13 November 2018.

Dikatakannya, dia bersama tim terdiri dari personel KPBD Inhu, Polres Inhu berjibaku mengevakuasi warga untuk di ungsikan ke posko pengungsian.

Hal itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan akan datangnya banjir yang lebih besar.

“Evakuasi sudah kita laksanakan di dua desa, yakni Desa Rantau Bakung dan Desa Rantau Mapesai. Sebanyak 76 KK atau 256 jiwa kita evakuasi. Mereka ditampung ditenda-tenda yang disiapkan oleh KPBD Inhu. Lokaai tend berada di gedung sekolah di desa itu yang jaraknya jauh dari banjir,” pungkas Legimin.

Ditambahkannya, bahwa hingga hari ini sejak warga diungsikan ke tenda-tenda pengungsian belum tersentuh bantuan dalam bentuk apapun.

Diharapkannya, pemerintah daerah memberikan bantuan terkait musibah banjir tersebut. (dan)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer