Sabtu, Januari 31, 2026
BerandaHeadlineWafadipi Hantarkan Umri 5 Besar Nasional Piala Rookie Stars 2018, Mahasiswa Mohon...

Wafadipi Hantarkan Umri 5 Besar Nasional Piala Rookie Stars 2018, Mahasiswa Mohon Doa

Pekanbaru (Nadariau.com) – Wafadipi Of World Change yang dibentuk oleh Wahyu Fitria dan Dita Pitriani mahasiswa Hubungan Masyarakat (Humas) semester 3 berhasil mengantarkan Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) sampai ke 5 besar tingkat nasional pada piala Rookie Stars 2018.

Dan peserta akan diundang ke Semarang Jawa Tengah untuk presentase langsung dihadapan para juri profesional, pada tanggal 7-9 November 2018 mendatang.

Oleh sebab itu, peserta dari Umri mohon doa dari masyarakat Provinsi Riau agar bisa mengharumkan tanah Melayu di kancah nasional.

Sebelumnya, tim dari Umri telah mengikuti proses seleksi dengan ketat dari tim yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi ternama di Indonesia. Berkah kerja kerasnya, tim Umri berhasil lolos dan mengalahkan beberapa peserta dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia sehingga masuk 8 besar sebelumnya.

“Ajang yang di gagas PR Indonesia ini diikuti oleh berbagai universitas ternama se-Indonesia. Dengan melewati proses yang cukup panjang, Alhamdulillah kami bisa membawa Umri 5 besar tingkat nasional,” kata Dita Pitriani, Selasa (30/10/2018).

PR Indonesia merupakan perusahaan yang menaungi Majalah PR Indonesia, majalah bulanan yang mewartakan aktivitas, agenda, isu-isu strategis, pemikiran menonjol serta figur atau tokoh terkait dunia kehumasan (Public Relations/PR ).

Selain menerbitkan majalah, PR Indonesia juga mengadakan beragam aktivitas off-print seperti public & inHouse training PR, Sertifikasi PR, PR Meet Up, PR Night Live, PR Traveller, serta PR Conference dan Awards.

PR Indonesia juga berupaya membantu proses regenerasi dan peningkatan kualitas PR melalui beberapa aktivitas salah satunya adalah PR Rookie Stars 2018.

Adapun kelompok yang lolos ke tahap ke 3 (babak final) terdapat 5 kelompok. Dan kelompok ini akan di undang ke Semarang untuk melakukan presentasi mengenai sosial campaign yg dilaksanakan (dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi) dihadapan dewan juri.

Lima kelompok tersebut yaitu Litera Team, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Samarata Team dari Universitas Muhammadiyah Malang, Traditional Games Returns dari The London School of Public Relations, HeureuX Team “Gesit Bandung” dari Universitas Sangga Buana dan Wafadipi of World Change, Universitas Muhammadiyah Riau.

Sementara tim yang tidak lolos dari babak penyisihan sebelumnya yakni Budak Minang (Udoo!!) dari Telkom University Bandung, Y-Nots Team dari Universitas Pancasila Jakarta dan Anagata Team dari Universitas Padjajaran Bandung.

Tidak hanya itu, 5 besar tim yang lolos akan mengikuti The 4th Jambore PR Indonesia (Jampiro) 2018 di Semarang, mengikuti PR Indonesia Youth Boot Camp tanggal 8-9 (A-Z dunia kepiaran, sharing session with Icon PR Indonesia 2017, mentoring Kampanye PR), dan mendapat kesempatan bertemu dengan ratusan tokoh PR di Indonesia.

Untuk sampai ke tahap ini, Wahyu Fitria dan Dita Pitriani melakukan kampanye PR selama satu bulan terhitung dari 24 September 2018-24 Oktober 2018. Dalam pelaksanaan kampanye tersebut, mereka membentuk sebuah tim sukses yang terdiri dari dua anggota yaitu Niko Wahyudi Dan Tito Prasetyo, yang juga merupakan mahasiswa Humas semester 3 UMRI.

Mengusung konsep “Ayo Membaca, Menulis & Berbicara Kreatif” mereka yakin akan bisa melewati fase tersulit saat kampanye.

Mengingat masa-masa kampanye lalu, mereka melakukan gebrakan literasi dan donasi buku bekas yang masih layak baca kepada masyarakat dengan workshop out door.

Tidak hanya itu, mereka juga melakukan kampanye lewat udara melalu Radio RRI PRO2 Pekanbaru dan Radio Smart FM Pekanbaru, melihat masih banyaknya antusias masyarakat Riau untuk medengarkan radio saat ini.

Berbagai media berita online lokal dan nasional juga mendukung kampanye mereka diantaranya Nadariau.com, Ranahriau.com, Analisapublik.com, Infopku, Vlogger Riau, Generasi Kreatif, Seputar Riau, Social Volunteers, Infopkc dan Riau loker.

Dita Pitriani mengaku sangat kaget dan bersyukur karena timnya lolos menjadi 5 besar tingkat nasional. Sementara saingan mereka berasal dari universitas ternama di Indonesia. Terlebih lagi semua pesaing adalah mahasiswa komunikasi semester 7.

“Dengan pencapaian sampai masuk ke 5 besar, kami sangat bangga bisa mewakili Umri mengingat kami adalah mahasiswi Humas semester 3, masih perlu belajar banyak,” ungkap Dita Pitriani.

Sebelum berangkat ke Semarang nanti, Wahyu Fitria mengaku akan membekali diri lagi dan terus belajar. Karena mereka menyadari kesiapan ilmu, wawasan serta keterampilan public speaking perlu terus dikembangkan.

“Di sana kami nanti akan mempresentasekan hasil perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kampanye tim. Kami sangat mengharapkan doa dan dukungan dari UMRI dan masyarakat Riau, semoga kami kembali ke Pekanbaru nanti membawa kemenangan,” pinta Wahyu Fitria. (pia)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer