Jumat, Maret 13, 2026
BerandaIndeksEkonomiKisah Inspiratif, Sugeng Sipembuat Kaki Palsu Berhati Mulia

Kisah Inspiratif, Sugeng Sipembuat Kaki Palsu Berhati Mulia

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sugeng Siswoyudono, pria gondrong ‘sipembuat kaki palsu’ yang selalu tampil menggunakan tutup kepala (cebo) telah menjadi sebuah kisah inspiratif di Indonesia.

Beliau juga pernah berkunjung ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau sebanyak dua kali. Kedatangan Sugeng Berhati mulia ini ke Pekanbaru yaitu untuk membagikan kaki palsu buatanya, kepada orang penyandang disabilitas yang membutuhkan.

Kunjungan pertama Sugeng yaitu di Makorem 031/Wirabima Provinsi Riau dan
di Lapangan Pancasila Pekanbaru, Januari 2017 lalu.

Pada kegiatan bakti sosial pembagian kaki palsu ini, diselenggarakan oleh Korem 031/Wira Bima dan dihadiri oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Lodewyk Pusung.

Kemudian tidak berselang beberapa bulan, tepatnya diakhir tahun 2017, Sugeng kembali hadir di Lapangan Stadion Rumbai bersama Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Mulyono, dengan tujuan yang sama.

Dalam catatan Nadariau.com,
dalam melaksanakan kegiatannya, pria kelahiran Mojokerto ini bersama TNI tampak sangat antusias mendorong semangat penyandang disabilitas untuk tidak mengeluh. Namun harus tetap semangat dalam menjalani kehidupan, layaknya orang normal lainnya.

Secara silih berganti, Sugeng membantu penyandang disabilitas untuk memasangkan kaki palsu. Setiap peserta yang terdiri dari wanita, pria dan orang tua tersebut memiliki keluhan masing masing. Mungkin karena mereka baru mencoba kaki palsu.

“Coba saja terus, nanti juga akan terbiasa kalau sudah dipakai,” kata Sugeng sambil memotifasi salah seorang pelajar yang mengalami tabrakan dan salah satu kakinya terpaksa diamputasi.

Sugeng menjelaskan, membuat kaki palsu ini sudah dimulainya sejak tahun 1995. Niat ini dikarenakan ingin membantu orang-orang yang membutuhkan.

Keahlian yang dimilikinya, tidak hanya untuk diri sendiri. Namun terbuka untuk umum. Bagi yang ingin belajar silahkan datang ketempatnya. Biaya transportasi dan akomodasi ditanggung sugeng.

“Setiap peserta yang ingin belajar membuat kaki palsu silahkan datang ke bengkel kami. Kami akan membiayai mulai dari ongkos pulang pergi, penginapan dan makan,” ujar Sugeng.

Berkat kemuliaan hatinya untuk membantu meringankan beban penyandang disabilitas, kaki palsu buatannya dan tim saat ini sudah tersebar hampir merata dari Sabang sampai Merauke, bahkan telah merambah ke Malaysia serta Singapura.

Selain itu, Sugeng juga sering disponsori oleh perusahaan BUMN untuk membuat 1000 kaki palsu, dengan tujuan untuk dibagikan secara gratis kepada orang – orang yang membutuhkan.

“Kaki palsu buatan kami, sudah tersebar didalam dan luar negeri. Diharapkan mereka bisa terbantu dalam melaksanakan aktifitas sehari hari dengan baik dan lancar,” harap Sugeng sambil tersenyum. (wid)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer