Maling Kerbau di Kampar Dibakar Massa

Kampar (Nadariau.com) – Maling hewan ternak meresahkan masyarakat di Kampar. Sekali dapat, apalagi, masyarakat meluapkan amarahnya.

Sebagaimana nahas dialami seorang maling kerbau yang menemui ajalnya dihajar massa.

Maling kerbau yang diketahui bernama Nasril (40), warga Desa Penyasawan,  Kecamatan Kampar ini kedapatan beraksi bersama rekannya yang berhasil kabur dan ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Nasril tertangkap tangan saat memasukkan kerbau ke dalam mobil Grand Max yang dipakai untuk beraksi. Begitu dapat, warga yang geram memukulinya bertubi-tubi.

Hingga maling ini tewas di tempat. Kejadian tersebut berlaku pada Kamis (30/8/2018) dinihari.

Tidak hanya itu, mobil Grand Max ikut jadi sasaran kemarahan warga dan dibakar habis.

Pemilik kerbau yang dicuri, Jamal (30), warga Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar mengaku kehilangan kerbau miliknya, pada Rabu (29/8/2018) pukul 22.00 WIB saat mencek ke dalam kandang.

Jamal memberitahukan kepada tetangganya, Zainal (25) bahwa ia kehilangan kerbau, kemudian korban bersama warga lainnya mencari keberadaan kerbau tersebut.

Didapat informasi dari warga bahwa kerbau curian sering dilihat warga di Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar, di sekitar areal salah satu perusahaan.

Kemudian korban bersama warga sekitar menuju ke lokasi. Pada Kamis (30/8/2018) pukul 01.00 WIB, terus dilakukan pencarian dan ditemukan kerbau yang hilang, sudah terikat di pohon.

Korban dan warga tidak langsung membawa kerbau. Namun mereka menunggu siapa yang mencuri kerbau  tersebut. Mereka mengintai dan bersembunyi di lokasi.

Tidak lama kemudian datang mobil Grand Max warna hitam BM 8403 DJ, yang akan mengangkut kerbau curian.

Karena sudah diketahui kerbau curian akan dibawa oleh mobil Grand Max, korban selaku pemilik kerbau bersama warga sekitar langsung keluar dari persembunyian. Mereka mengepung mobil tersebut.

Korban menanyakan kepada pemilik mobil yang mengaku bernama Nasril. Namun 1 orang pelaku berhasil melarikan diri.

Pelaku yang diamankan sejumlah warga ini diinterogasi oleh warga.

Namun pelaku mencoba kabur dan dikejar oleh massa. Pelaku Nasril kembali ditangkap dan langsung dihakimi oleh massa yang sudah emosi melihat tingkah pelaku.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Kampar AKP Ridwanto membenarkan adanya kejadian ini.

“Setelah mendapat laporan tersebut, Kanit Reskrim bersama anggotanya langsung ke TKP. Membawa mayat pelaku yang sudah meninggal ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses lebih lanjut,” terangnya. (snc/dw)