Ada 6 Arahan KSAD Saat Kunjungan di Batalyon 132/BS.

Kampar (Nadariau.com)- Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD), Jendral Mulyono, berkunjung ke Markas Batalyon Infantri 132 Bima Sakti, Kec. Salo, Kampar, Riau, Rabu (7/8/2018).

 

Adapun Giat kunjungan didampingi rombongan Ketua Umum Persit KCK, Ibu Sita Mulyono, Pangdam 1/BB, Ketua Persit KCK Daerah I/BB, Asops Kasad Beserta istri, Aster Kasad Beserta Istri, Aslog Kasad Beserta Isteri, Asrena Kasad Beserta Istri, Kadispenad, Danrem 031WB, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 031/WB, Koorspri Kasad Beserta, Dokter KSAD.

 

 

Dihadiri, Kasiops 031/WB, Kasilog 031/WB, Dandim 0313/Kpr, Danyonif 132/BS, Forkopimda Kab. Kampar, Pa Kodim 0313/KPR, Pa Yonif 132/BS, Prajurit Kodim 0313/KPR, Prajurit Yonif 132/BS, Persit Yonif 132/BS, Persit Kodim 0313/KPR.

 

 

 

Ada enam arahan yang disampaikan dalam kunjungan .

Jendral TNI Mulyono, menyebutkan, saat ini Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Darat (TNI-AD) mendapatkan prediket terbaik yang dipercaya rakyat.

Selanjutnya, TNI-AD kini juga dipercaya oleh 25 Kementrian untuk meminta bantuan terkait sistem kerja.

Berikutnya, Ia apresiasi atas kinerja Babinsa. Karena menurutnya tidak ada yang tidak bisa diselesaikan Babinsa atas tugas yang diberikan.

KSAD juga berpesan kepada seluruh anggota TNI, agar solidaritas TNI-Polri tetap dipertahankan.

Selain itu ia juga menyampaikan, akan mencanangkan anggaran perumahan untuk Batalyon 132/BS.

Terkait senjata yang sudah rusak, akan ditarik kembali, dan akan diganti dengan senjata yang baru bagi satuan.

Tidak hanya TNI saja yang mendapat arahan pada kunjungan itu, di ruangan berbeda, Ketua Umum Persit KCK, Ibu Sita Mulyono juga berpesan kepada istri-istri anggota di sana, ada 5 poin yang ia tegaskan.

Yakni, istri TNI diminta agar menjaga kebersihan di rumah, supaya bisa menjadi keluarga yang sehat.

Selanjutnya yang belum ada Kartu Petunjuk Istri (KPI) harus didata serta dibuat secepatnya.

Selain itu ibu-ibu Persit se cabang Batalyon diimbau agar anak anggota yang Balita ke Posyandu yang sudah tersedia.

Istri-istri TNI juga dilarang keras mengkonsumsi makanan siap saji atau pun minuman yang bersoda kepada anak-anak dan suami.

Sebagai pendukung tugas suami, istri TNI juga diminta tidak mendahulukan kegiatan lainnya daripada mengurus suami dan anak. ” jangan karena kegiatan Persit nanti keluarga dilalaikan,” ujarnya.

 

Sebelum Serpas dari Lapangan Helipad 132/BS menuju Lanud Rusmin Nurjadin Pekanbaru dengan menggunakan helikopter, ia juga menyempatkan diri untuk meninjau perumahan militer di sana.

 

 

 

DW.