Sabtu, Maret 14, 2026
BerandaIndeksEkonomiPertumbuhan Ekonomi Riau Triwulan II 2018 Tumbuh 2,38 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Riau Triwulan II 2018 Tumbuh 2,38 Persen

Pekanbaru (Nadariau.com) – Perekonomian Riau triwulan II-2018 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 188,28 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 118,15 triliun.

Ekonomi Riau triwulan II-2018 tumbuh 2,38 persen (y-on-y),
lebih lambat dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,49 persen.

“Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong
oleh hampir semua lapangan usaha kecuali Pertambangan
dan Penggalian dan Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom, Selasa (07/08/2018).

Sementara pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Jasa Lainnya yang tumbuh 8,56 persen.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen
Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang tumbuh sebesar 11,21 persen.

Kemudian ekonomi Riau triwulan II-2018 tumbuh sebesar 0,95 persen
terhadap triwulan I-2018 (q-to-q).

Darisisi produksi, peningkatan ini terutama terjadi pada lapangan usaha Perdagangan Besar
dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor yang erat
kaitannya dengan momen puasa Ramadan, lebaran, dan libur bersama yang jatuh di triwulan II 2018.

Peningkatan juga terjadi
pada lapangan usaha Konstruksi dengan adanya sejumlah pembangunan infrastruktur pada triwulan ini.

Sementara itu dari
sisi pengeluaran, peningkatan terutama terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) dan Pembentukan
Modal Tetap Bruto (PMTB) terutama subkomponen Bangunan.

Selanjutnya ekonomi Riau semester I-2018 terhadap semester I-2017 (c-to-c)
tumbuh 2,62 persen.

Secara spasial, pada triwulan II-2018 Provinsi Riau berkontribusi sebesar 5,03 persen terhadap perekonomian nasional.

“Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia
dan terbesar di luar Pulau Jawa,” jelas Aden. (ind)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer